Wanita di Tangsel Tergetkan Toko Ramai Pengunjung Buat Jual Emas Palsu

Wanita di Tangsel Tergetkan Toko Ramai Pengunjung Buat Jual Emas Palsu

Kurniawan Fadilah - detikNews
Jumat, 03 Jul 2026 10:30 WIB
Ilustrasi perhiasan emas
Foto: lustrasi (Getty Images/iStockphoto/Christelle Leuvennink)
Jakarta -

Polisi menangkap HCTW (20), wanita penjual emas palsu di toko emas Pamulang, Tangerang Selatan. Polisi mengungkap, HCTW kerap beraksi di sejumlah toko emas yang sedang dalam kondisi ramai pengunjung.

"Dia (pelaku) memanfaatkan celah toko emas yang ramai," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang menjelaskan, pelaku memanfaatkan keramaian toko agar proses pengecekan terhadap emas palsu yang dijualnya itu bisa cepat selesai. Pelaku merasa, ketika toko ramai, maka penjaga akan kurang teliti dalam melakukan pengecekan keaslian serta kadar dari emas palsu yang dijualnya itu.

"Jadi kan, kadang-kadang kalau ramai kan, antrean banyak yang untuk ngecek verifikasi, apa semua, kadarnya kan lama tuh. Dia memanfaatkan itu," jelas Bambang.

Bambang juga menerangkan HCTW telah beraksi di 20 toko emas wilayah Tangerang Selatan. Hal ini diketahui berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pelaku saat pemeriksaan.

"Berdasarkan pengakuan, ini baru pengakuan ini, belum kita cross-check langsung, hanya pengakuan secara verbal pada saat BAP. Yang bersangkutan ini sudah menjual, melakukan kegiatan ini di 20 toko emas di daerah Tangerang Selatan," terang Bambang.

Bambang menyebut, setiap beraksi, HCTW selalu mencoba menjual emas palsunya itu dengan berat 20 gram. Namun Bambang belum merinci jenis emas yang dijual dengan berat rata-rata 20 gram tersebut.

"(Setiap jual) 20-an gram," kata Bambang.


Sudah Beraksi di Toko Emas Ciputat

Bambang menjelaskan, HCTW saat beraksi di toko emas Pamulang, belum sempat menjual emasnya akibat sudah lebih dulu diketahui oleh penjaga toko. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Polsek Pamulang, Bambang mengatakan bahwa wanita itu sebelumnya sudah berhasil melakukan aksinya di wilayah Ciputat dan dilaporkan ke polisi oleh korban pemilik toko emas di Ciputat.

"Nah ini kejadiannya, ini ada di Pamulang. Datanglah dia ke toko emas yang masih satu manajemen sama toko emas Ciputat ini," kata Bambang.

Bambang menjelaskan, saat wanita itu beraksi di toko emas Pamulang, penjaga toko sadar bahwa wanita itu merupakan yang pernah menjual emas palsu ke toko emas di Ciputat. Ciri-ciri yang diperoleh dari rekaman CCTV di toko emas Ciputat menunjukkan kesamaan dengan wanita tersebut.

"Toko emas Cibutat punya rekaman CCTV, punya pendukung lah semua. Jadi, mewanti-wanti kepada petugas tokonya kalau ada orang ini menjual, tolong ditolak ataupun lapor ke polisi," ungkap Bambang.

"Pada saat dia datang beberapa hari yang lalu itu, di Pamulang, 'Loh, ini orang ini kok kayak yang, seperti ciri-ciri yang disampaikan sama toko emas Ciputat', ya kan," jelas Bambang.

"Di situlah langsung dikonfirmasi ke toko emas Ciputat, 'ih, iya benar'. Nah, di situ baru diamankan orang ini ke Polsek Ciputat Timur, ditangkap, diserahterimakan," sambungnya.

Adapun untuk aksi wanita ini saat di toko emas Ciputat terjadi sekitar bulan Juni 2025. Pasca kejadian, pihak toko emas Ciputat pun membuat laporan ke polisi.

Aksi wanita itu pun kini berakhir di toko emas Pamulang. Wanita tersebut pun saat ini sedang dalam pemeriksaan lanjutan di Polsek Ciputat Timur.

Lihat juga video 'Momen Penangkapan WNA China Penjual Emas Palsu di Bandar Lampung':

(kuf/dek)


Berita Terkait