Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, belum juga padam. Proses pemadaman berlangsung lebih dari 24 jam lamanya.
"Belum padam," kata Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan saat dihubungi, Rabu (1/7/2026) pukul 11.50 WIB.
Sebagai informasi, kebakaran dilaporkan pada Selasa (30/6) pukul 11.10 WIB. Djohan mengatakan titik api yang banyak hingga musim kemarau menjadi kendala proses pemadaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Titik apinya itu kan banyak, makanya disiagakan 10 unit damkar, yang punya Pemda, punya TNI AD, untuk biar dia nggak meluas lagi yang semampu dia menjangkau," ujarnya.
Selain itu, masih banyak truk pengangkut sampah di sepanjang jalur menuju TPA menjadi hambatan. Saat ini petugas masih berjibaku untuk melakukan pemadaman.
"Kendala sementara ini kan kalau seumpamanya pakai mobil pemadam agak jauh ya dia nyedotnya ya. Keluar masuknya jalannya pun juga masuk ke situ tuh agak sempit karena banyak mobil sampah itu. Ini juga saya bilang kalau bisa sih mobil-mobil sampah yang ngebuang itu tuh harus keluar dulu sehingga mobilitas damkar itu enak," jelasnya.
Djohan menambahkan dua heli water bombing juga diterbangkan dari Jambi dan Palembang menuju Jatiwaringin. Nantinya, heli itu akan melakukan pemadaman kobaran api yang masih ada di lokasi.
"Hari ini itu nyampe dia di Pondok Cabe sekitar kurang lebih jam 1, pasang bracket. Bracket itu tuh untuk ngambil airnya. Nanti dia ngambil, nanti di sini kan ada danau ya di daerah Jatiwaringin sini, Tangerang. Nanti ngambil di situ," imbuhnya.
Tonton juga video "Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Asap Membubung"
(wnv/mea)









































