Proyek Lapangan di Jaksel Disetop Sementara Usai Bocah Terperosok hingga Meninggal

Proyek Lapangan di Jaksel Disetop Sementara Usai Bocah Terperosok hingga Meninggal

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Rabu, 01 Jul 2026 11:53 WIB
Proses evakuasi bocah yang terperosok ke dalam lubang proyek di Jaksel, Minggu (28/6/2026) dini hari.
Proses evakuasi bocah yang terperosok ke dalam lubang proyek di Jaksel, Minggu (28/6/2026) dini hari. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Bocah berinisial I (4) meninggal setelah terperosok ke lubang proyek lapangan multifungsi di Manggarai, Jakarta Selatan (Jaksel). Proyek itu kini disetop sementara karena ada penyelidikan polisi.

"Iya, dihentikan oleh pihak kepolisian dalam rangka penyelidikan," kata Lurah Manggarai M Arafat Dinsirat saat dihubungi, Rabu (1/7/2026).

Dia mengatakan proyek lapangan itu ditujukan untuk mencegah tawuran pemuda di Manggarai. Dia mengatakan proyek itu mulai dikerjakan pada 25 Juni lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya betul, itu proyek CSR yang memang nantinya pembuatan lapangan multifungsi. Salah satunya adalah ada lapangan futsal di situ, untuk mengakomodir anak-anak Manggarai supaya ada kegiatan olahraga," kata Arafat.

ADVERTISEMENT

"Hal ini ditujukan untuk salah satunya meredam atau mencegah tawuran di Kelurahan Manggarai," sambungnya.

Dia mengatakan lubang yang menjadi lokasi bocah terperosok merupakan bagian dari proyek konstruksi. Lubang itu dibuat untuk pemasangan tiang penyangga bangunan.

"Itu memang mau dibuat kayak tiangnya lah gitu, tiangnya lapangan itu karena nanti lapangannya kan ada di dalam semacam hanggar," ujarnya.

Menurut Arafat, area proyek telah ditutup menggunakan pagar seng. Dia mengatakan pagar sempat dibuka sebagian saat proses evakuasi korban yang terperosok lubang pada Sabtu (27/6).

"Itu karena kejadian malam itu warga mencoba masuk mungkin dalam konteks menolong, kemudian membongkar seng itu. Setelah kejadian itu tidak dibereskan lagi karena sudah ada police line dari kepolisian," jelasnya.

Arafat mengatakan proyek lapangan tersebut semula ditargetkan rampung pada Agustus 2026. Arafat mempercayakan proses penyelidikan kepada polisi.

"Terkait kelalaian di sisi mana nanti biar ada penyelidikan dari kepolisian. Karena kalau kami sampaikan nanti malah jadi cerita yang berbeda," tuturnya.

Tonton juga video "Detik-detik Pemotor Terperosok ke Jalan Amblas di Lenteng Agung"

Halaman 2 dari 2
(haf/haf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini