Prabowo di Munas NU: Kiai dan Ulama Adalah Tokoh Paling Dekat dengan Rakyat

Prabowo di Munas NU: Kiai dan Ulama Adalah Tokoh Paling Dekat dengan Rakyat

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Selasa, 23 Jun 2026 17:38 WIB
Presiden Prabowo di acara penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).
Presiden Prabowo di acara penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). (Laily Rachev/Biro Sekretariat Presiden)
Bangkalan -

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran kiai dan ulama dalam masyarakat bahkan hingga lapisan terbawah. Menurut Prabowo, para kiai dan ulama adalah tokoh yang paling dekat dengan rakyat.

"Nahdlatul Ulama, organisasi para kiai, para ulama. Para kiai dan para ulama adalah menurut saya tokoh-tokoh yang paling dekat dengan rakyat. Paling dekat apalagi dengan rakyat di pedesaan," kata Prabowo saat menghadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Prabowo, para ulama merasakan langsung berbagai persoalan yang dihadapi rakyat, terutama kelompok masyarakat di lapisan bawah. Ia menyebut kondisi itu memiliki kesamaan dengan aparat negara, seperti tentara dan polisi, yang juga berasal dari lingkungan masyarakat.

"Karena itu, para kiai, para ulama paham, mengerti apa yang dirasakan rakyat. Para kiai dan para ulama merasakan apa yang dirasakan rakyat paling bawah," kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

"Karena itu, ada suatu perkembangan alamiah karena tentara pejuang, polisi, dan aparat juga berasal dari rakyat. Karena itu, ulama, pemerintahan, tentara, kepolisian sesungguhnya paham dan mengerti perasaan rakyat," lanjutnya.

Prabowo pun melempar candaan dirinya harus patuh pada ulama dan kiai. Namun, sebaliknya, jika di Istana, kiai-lah yang harus patuh dengannya.

"Harus patuh dengan kiai kalau di sini. Di Istana, kiai patuh sama saya. Itu namanya ulama sama umara (pemimpin) bersatu untuk bangsa dan negara," katanya.

Simak juga Video: Prabowo Ngaku Merasa Nyaman dan Aman di Tengah Keluarga Besar NU

(fca/eva)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini