Pelaku Lempar Molotov ke Ibu Bonceng Anak di Koja 4 Orang, Kini Diburu

Pelaku Lempar Molotov ke Ibu Bonceng Anak di Koja 4 Orang, Kini Diburu

Wildan Noviansah - detikNews
Selasa, 23 Jun 2026 10:30 WIB
Ilustrasi Garis Polisi (NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Ilustrasi Garis Polisi (NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Jakarta -

Polisi menyelidiki aksi pelemparan bom molotov ke ibu yang membonceng anaknya di Koja, Jakarta Utara. Polisi menduga pelaku berjumlah empat orang.

"Dari rekaman CCTV, pelaku diduga berjumlah sekitar empat orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).

Budi mengatakan pihaknya sudah mengarahkan korban untuk membuat laporan. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dan pecahan botol molotov.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku, termasuk mendalami motif kejadian," ujarnya.

Diduga Korban Salah Sasaran

Pelemparan molotov tersebut terjadi pada pukul 09.00 WIB di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Pagi itu, korban naik motor hendak menuju pasar.

Polisi menduga korban yang terkena lemparan molotov merupakan salah sasaran. Pelaku sebetulnya menarget paman dari mantan istrinya. Hanya, korban kebetulan melintas di lokasi.

"Bukan melempar ibu-ibu, ibu itu tidak sengaja lewat. (Pelaku) melempar paman dari pacar mantan istri pelaku, tapi tidak kena," ujar Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto kepada wartawan, Selasa (23/6).

Di saat bersamaan, korban yang sedang membonceng anaknya itu melintas di lokasi, Jalan Mandiri II, Koja, Jakarta Utara. Lemparan molotov itu kemudian jatuh mengenai dasbor motor. Korban, menurut Andry, tidak mengetahui sebab ia dilempar molotov.

"(Molotov) jatuh di jalan terbakar dan motor itu (korban) lewat melintas, kaget dan terjatuh," katanya.

Tonton juga video "Rumah Kades Hoho Diteror, Mobil Dilempar Molotov oleh OTK"

Halaman 2 dari 2
(wnv/haf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini