Sebanyak 13 anak penghuni panti asuhan yatim piatu dan dhuafa Daarul Hikmah Putri Cabang Muhammadiyah Borobudur diduga keracunan. Korban saat ini dibawa menuju RSU Aisyiyah Muntilan, Kabupaten Magelang.
Dilansir detikJateng, Selasa (23/6/2026), Ketua panti asuhan yatim piatu dan dhuafa Daarul Hikmah Putri Cabang Muhammadiyah Borobudur, Yus Listiawan, mengatakan, pada Minggu (21/6), pihaknya mendapatkan donasi nasi bungkus. Yus menyebutkan nasi itu kemudian digoreng lalu setelahnya anak-anak mengalami diare.
"Sama anak-anak digoreng malam hari. Itu digoreng, tidak ada aroma, tidak ada bau apa pun yang mengakibatkan itu basi atau seperti. Kemudian, mengalami diare, (ada) yang sebelum Subuh (Senin)," kata Yus kepada wartawan di RSA Muntilan, Kabupaten Magelang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yus mengatakan dugaan keracunan diketahui pada Senin (22/6) siang. Menurut dia, ada 14 anak yang berada di panti.
Terpisah, Kapolsek Borobudur AKP Anjar Prahasto saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya dugaan keracunan tersebut. Kejadian tersebut sekitar pukul 16.45 WIB.
"Pada Senin (22/6), sekira pukul 16.45 WIB, mendatangi TKP dugaan keracunan makanan di Panti Asuhan Daarul Hikmah Putri Dusun Jayan, Desa Borobudur," kata Anjar dalam pesan singkatnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
Lihat juga Video 'Kasus Keracunan MBG Baru Pertama Terjadi di Surabaya, Korban Langsung 200':
(whn/azh)









































