Polisi mengungkap motif pria berinisial PW (40) nekat membunuh ibu mertuanya, Aminah (57), lewat sate yang dicampur racun tikus. PW mengaku sakit hati lantaran tak dianggap.
Tersangka PW telah mengakui mengirimkan sate itu untuk ibu mertuanya. Dia membeli sate ayam, kemudian menaburinya dengan racun tikus sebelum mengirimkannya ke korban.
"Diakui oleh terduga pelaku bahwa terduga pelaku membeli sate tersebut kemudian mencampur racun tikus yang pelaku beli ke dalam sate tersebut," kata Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, dalam konferensi pers di Mapolres Boyolali, dilansir detikJateng, Senin (8/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indra menyampaikan, motif PW membunuh korban dengan mengirim sate beracun itu karena sakit hati. Diketahui, PW ialah menantu korban. Dia suami dari putri pertama korban.
"Dikarenakan sering tidak dianggap, dikarenakan tersangka ini memang tidak bekerja. Kemudian juga merasa sering dipojokkan ataupun tidak dianggap oleh almarhum tersebut," ungkap Indra.
"Sehingga timbul sakit hati dari tersangka tersebut yang akhirnya memuncak sehingga memunculkan niat tersangka ini untuk merencanakan, melakukan dugaan pembunuhan tersebut," imbuh dia.
Sebelumnya, Aminah ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dukuh/Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, pada 19 Mei 2026 pagi. Malam sebelumnya, dia mendapat kiriman sate yang diduga mengandung racun.
Tonton juga video "Polisi Pastikan Sate Kiriman Mantu yang Tewaskan Aminah di Boyolali Beracun"
(idh/dhn)









































