Bobby Pastikan Tolak Pengajuan Proyek dengan Nilai Tidak Masuk Akal

Bobby Pastikan Tolak Pengajuan Proyek dengan Nilai Tidak Masuk Akal

Dea Duta Aulia - detikNews
Kamis, 21 Mei 2026 19:18 WIB
Pemprov Sumut
Foto: Dok. Pemprov Sumut
Jakarta -

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution mengaku menolak menandatangani sejumlah pengajuan proyek dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut yang dinilai tidak masuk akal dan terkesan di-mark up. Dia mengatakan banyak pihak mencoba meloloskan berbagai proyek dengan meminta persetujuan darinya.

"Ada yang datang ngucapin selamat, habis itu minta tanda tangan. Saya bilang, ini proyek apa? Kok tiba-tiba sudah ada di meja saya," ujar Bobby dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5/2026).

Salah satu yang disorot Bobby yakni proyek pembangunan fisik sebuah gedung dengan nilai anggaran mencapai Rp 484 miliar. Menurutnya, proyek tersebut tidak pernah dipresentasikan secara detail, baik soal konsep pembangunan maupun rincian anggarannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gedungnya nggak pernah dipaparkan, nggak pernah diekspos, tiba-tiba minta diteken. Nilainya sampai ratusan miliar. Saya tolak," tuturnya.

Bobby menegaskan dirinya tidak ingin asal menyetujui proyek tanpa kajian yang jelas, terlebih jika anggarannya terkesan dimahalkan.

Dia mengaku akan lebih ketat memeriksa seluruh pengajuan proyek dari OPD agar tidak ada praktik pemborosan anggaran maupun permainan proyek di lingkungan Pemprov Sumut.

"Saya nggak mau tanda tangan kalau prosesnya nggak jelas. Semua harus transparan dan masuk akal," ungkapnya.

Dia meminta OPD di lingkungan Pemprov Sumut agar tidak lagi mengajukan proyek yang dinilai janggal ataupun hanya mengandalkan kedekatan politik untuk mendapatkan persetujuan anggaran.

"Setiap program pembangunan harus benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat, bukan sekadar menghabiskan anggaran daerah," tutupnya.

(akn/ega)


Berita Terkait