Walikota Asli Wong Palembang Tidak Logis

Walikota Asli Wong Palembang Tidak Logis

- detikNews
Rabu, 07 Nov 2007 22:43 WIB
Palembang - Kota Palembang akan menghadapi pilkada. Penilaian walikota mendatang harus asli Palembang sangat tidak logis dan berpotensi memecah masyarakat Palembang."Palembang ini tidak ada wong aslinya. Sejak dulu, Palembang ini merupakan kota metropolis, yang banyak dikunjungi manusia dari berbagai asalnya. Mereka yang kini menyebut dirinya asli Palembang, dulunya juga pendatang. Jadi, tidak logis dan ahistoris jika mereka menginginkan Palembang dipimpin wong asli Palembang versi mereka," kata pengamat sosial dan politik dari Universitas IBA Palembang Tarech Rasyid kepada detikcom, Rabu (7/11/2007).Selain itu, lanjut Tarech, wacana tersebut mendorong perpecahan pada masyarakat Palembang yang multieknis. "Kalau memang ada calon bagus yang disebut asli wong Palembang, ya, maju saja. Tapi jangan disebut-sebut sebagai bagian dari wong Palembang asli. Justru itu merugikan. Sebagai seorang pemimpin harus bebas dari sentimen eknis," kata Tarech.Memang, Tarech mengakui jika walikota yang pernah memimpin Palembang selama ini sangat tidak peduli dengan nilai-nilai sejarah dan budaya yang ada di Palembang. "Jangankan nilai-nilai sejarah dan budaya, wong miskin saja masih banyak," kata Tarech.Jadi, lanjutnya, yang diperlukan Palembang ke depan adalah seorang yang mampu mensejahterahkan warga Palembang, dan juga dapat menjaga peninggalan sejarah dan budaya Palembang. "Soal seperti itu tidak hanya diselesaikan dengan pemimpin asli wong Palembang. Kalau orangnya bodoh dan rakus, mungkin akan lebih rusak," jelas Tarech.

(tw/ary)