Pakai Topi Koboi, Prabowo Panen Jagung Naik Corn Reaper di Tuban

Pakai Topi Koboi, Prabowo Panen Jagung Naik Corn Reaper di Tuban

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 16 Mei 2026 15:45 WIB
Prabowo resmikan gudang ketahanan pangan dan panen raya jagung di Tuban.
Prabowo resmikan gudang ketahanan pangan dan panen raya jagung di Tuban. (Tangkapan layar YouTube Setpres)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto memimpin panen raya jagung serentak yang digelar Polri, di Tuban, Jawa Timur (Jatim). Mengenakan topi koboi, Prabowo panen jagung menggunakan alat berat.

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri digelar di Dusun Kedung Sari, Tuwiri Wetan, Merakurak, Tuban, Minggu (16/5/2026). Setelah memberikan sambutan acara dan groundbreaking, Prabowo kemudian melakukan panen raya jagung.

Prabowo didampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mengendarai alat berat corn reaper machine. Mengenakan topi koboi warna krem, Prabowo memaen 3 lajur jagung kira-kira sepanjang 30 meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam penjelasannya, Sigit mengatakan pada tahun 2025, Polri berhasil merealisasikan penanaman jagung pada lahan seluas 661.112 hektare dengan hasil panen sebanyak 3,9 juta ton.

"Hal ini juga turut mendukung peningkatan produksi jagung nasional tahun 2025, sebesar 6,74 persen atau 1,8 juta ton. Untuk melanjutkan capaian tersebut, terdapat potensi lahan yang harus kami lanjutkan, yaitu seluas 1,37 juta hektare yang tersebar di seluruh Indonesia," kata Sigit.

Pada Januari 2026, Sigit mengatakan Polri juga melakukan panen raya kuartal I pada lahan seluas 91 ribu hektare dengan hasil panen mencapai 884,129 ton. Pada hari ini, adalah panen raya jagung kuartal II.

"Selanjutnya, pada hari ini, dengan dipimpin Bapak Presiden, kami akan melaksanakan panen raya jagung serentak kuartal II pada lahan seluas 189,760 hektare, dengan potensi hasil panen mencapai sekitar 1,23 juta ton," ucapnya.

Dari hasil panen tersebut, 100 ton jagung akan diekspor ke Malaysia, para petani disebut mendapat untung dari ekspor jagung ini. Khusus di Tuban, jagung dikelola di lahan seluas 101,5 hektare.

"Dari luas lahan tersebut potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton, dan seluruh hasil panen akan dikirimkan ke Bulog guna mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah dan menjaga stabilitas pasokan," jelasnya.

Tonton juga viideo "Prabowo: Mau Dolar Berapa Ribu Kek, Kalian di Desa Nggak Pakai Dolar"

Halaman 2 dari 2
(rfs/dhn)


Berita Terkait