"Dugaan sementara masalah ekonomi dan keluarga," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan, dilansir detikJatim, Rabu (6/5/2026).
Pelaku tinggal bersama istrinya, Sri Wahyuni atau Yuni (35), dan dua anak mereka. Tetangga korban, Nur Aidah (32), mengatakan pelaku dan korban telah lama terlibat cekcok.
"Dulu juga pernah cekcok (Satuan) bawa senjata tajam. Kali ini tidak dengar bertengkarnya. Pemicunya karena cemburu," kata Aidah.
Satuan dan Yuni mengontrak rumah sederhana itu selama sekitar 8 bulan terakhir. Rumah kontrakan tersebut berlokasi kurang lebih 15 meter di sebelah barat rumah ibu mertua Satuan, Siti Arofah (53).
Ketua RT 2, Suroto menjelaskan bahwa Satuan dan Yuni sering cekcok karena masalah ekonomi dan cemburu. Menurut dia, mereka mempunyai utang di beberapa orang. Yuni pun sempat berjualan makanan kecil-kecilan di depan rumahnya untuk membantu suaminya mencari nafkah.
Baca selengkapnya di sini.
(azh/ygs)











































