Menhan: Disiplin TNI Diperoleh Saat Latihan Bersama PETA yang Dididik Jepang

Menhan: Disiplin TNI Diperoleh Saat Latihan Bersama PETA yang Dididik Jepang

Adhfar Aulia Syuhada - detikNews
Senin, 04 Mei 2026 14:14 WIB
Menhan Jepang Koizumi Shinjiro (kiri) Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) di kantor Kemhan pada Senin (4/5/2026).
Foto: Menhan Jepang dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin di kantor Kemhan Jakarta (Adhfar Aulia Syuhada/detikcom)
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan hubungan RI dan Jepang sudah terjalin sejak sebelum kemerdekaan. Dia mengatakan disiplin TNI juga diperoleh saat pelatihan bersama Pembela Tanah Air (PETA) yang dididik tentara Jepang.

Hal itu disampaikan Sjafrie dalam pernyataan bersama sebelum penandatanganan perjanjian kerja sama Defense Cooperation Arrangement (DCA) antara RI dan Jepang dengan Menhan Jepang Koizumi Shinjiro di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagaimana diketahui bahwa hubungan antara Indonesia-Jepang bagi kami sudah merupakan historical background yang sudah dilaksanakan sebelum kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1945," ujar Sjafrie.

"Semangat disiplin dari Tentara Nasional Indonesia juga kami peroleh pada saat kami mendapatkan satu pelatihan bersama dari PETA yaitu Pembela Tanah Air yang juga dididik oleh tentara Jepang," sambungnya.

Sjafrie mengatakan RI dan Jepang sepakat mendorong kerja sama industri pertahanan dan pembangunan pengawakan dari personel keamanan dari kedua negara. Dia mengatakan kerja sama tersebut tetap memperhatikan kepentingan nasional kedua negara.

"Kami berdua sudah sepakat untuk mendorong kerja sama secara substantif di bidang industri pertahanan dan juga di bidang pembangunan pengawakan dari personel-personel antara kedua negara Indonesia dan Jepang dengan memperhatikan kepentingan nasional masing-masing," katanya.

Sjafrie mengatakan dirinya dan Menhan Jepang Shinjiro juga mendiskusikan pembangunan pertahanan. Dia menyebut kerja sama ini akan terjalin dalam hubungan kemanusiaan untuk mengatasi bencana alam.

"Kami akan melakukan pertukaran pandangan secara konstruktif mengenai pembangunan pertahanan kedua negara dan juga kita saling bekerja sama di dalam hubungan kemanusiaan dan untuk mengatasi bencana alam," katanya.

Simak juga Video Pesan Prabowo ke Kabinetnya di Akmil: Disiplin dan Setia ke Bangsa

Halaman 2 dari 2
(haf/dhn)


Berita Terkait