Revitalisasi Jl Rasuna Said Dipercepat, Target Rampung Sebelum HUT Jakarta

Revitalisasi Jl Rasuna Said Dipercepat, Target Rampung Sebelum HUT Jakarta

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Sabtu, 02 Mei 2026 11:08 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan HR Rasuna said, Jakarta, Rabu (25/2/2026). Tiang-tiang beton proyek monorel yang lama mangkrak akhirnya bersih setelah berdiri tanpa kepastian selama lebih dari 10 tahun.
Wajah Jalan Rasuna Said bersih tanpa tiang monorel (Rifkianto Nugroho/detikfoto)
Jakarta -

Dinas Bina Marga DKI Jakarta mempercepat proses revitalisasi Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, setelah pembongkaran tiang monorel. Proyek penataan ini ditargetkan rampung sebelum peringatan HUT Jakarta ke-499 pada 22 Juni 2026.

"Pada prinsipnya kami optimistis penataan selesai sebelum HUT Jakarta pada tanggal 22 Juni. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama proses pembangunan berlangsung," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Percepatan revitalisasi dilakukan agar masyarakat segera merasakan peningkatan kenyamanan, keselamatan, dan aksesibilitas jalan. Beberapa pekerjaan yang sedang dikebut meliputi pelebaran trotoar, pembenahan saluran air, dan penataan utilitas bawah tanah.

"Percepatan dilakukan agar manfaat penataan Jalan HR Rasuna Said, khususnya untuk kenyamanan, keselamatan, dan aksesibilitas pengguna jalan bisa lebih cepat dirasakan oleh masyarakat," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Dalam proses revitalisasi, jalur pedestrian di sisi timur akan diperlebar menjadi 4 hingga 7 meter, mengikuti lebar lajur jalan. Sebelumnya, lebar trotoar di kawasan tersebut hanya sekitar 4 meter. Selain itu, pembenahan saluran air juga dilakukan untuk mencegah genangan saat hujan.

"Sementara untuk saluran air yang tadinya rata-rata berdimensi 80 sentimeter, kini diperbesar menjadi 120 sentimeter. Langkah ini merupakan upaya menjadikan Jalan HR Rasuna Said terhindar dari genangan air saat hujan turun," ujarnya.

Dia mengatakan, meski pengerjaan belum sepenuhnya selesai, perubahan kondisi kawasan sudah mulai terlihat. Median jalan yang sebelumnya menjadi penyangga tiang-tiang monorel kini beralih fungsi menjadi bagian dari badan jalan.

Kemudian, jalur pedestrian di sejumlah titik juga mulai tertata lebih baik, dan penataan utilitas bawah tanah juga sudah dimulai.

"Jalur pedestrian secara bertahap mulai tertata, tidak hanya lebih aman tetapi juga lebih estetis. Di bawah jalur pejalan kaki, jaringan utilitas telah mulai ditanam di bawah tanah, sehingga wajah kota menjadi lebih tertata tanpa kabel udara," tuturnya.

Simak juga Video 'Pramono Sulap Rasuna Said 'Rasa' Sudirman-Thamrin, Hasilnya Tunggu 22 Juni':

(bel/amw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini