Masyarakat adat Baduy menggelar tradisi tahunan Seba Baduy 2026. Tradisi ini sudah berlangsung ratusan tahun dan terus digelar oleh masyarakat adat Baduy.
Berdasarkan pantauan detikcom di Alun-alun Rangkasbitung, Jumat (24/4/2026), sejumlah warga tampak antusias mengikuti kegiatan budaya ini. Para pelaku UMKM di Lebak juga terlihat membuka stan di area alun-alun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seba Baduy digelar pada 23-26 April di Lebak dan Kota Serang, Banten. Masyarakat adat akan bertemu Bupati dan Wakil Bupati Lebak hingga Gubernur Banten Andra Soni. Mereka mulai berangkat dari permukiman Baduy sejak dini hari tadi dengan berjalan kaki.
Mereka akan bertemu dengan perwakilan pemerintah untuk menyerahkan hasil bumi. Kepala Desa Kanekes atau jaro pemerintah masyarakat Baduy, Oom, mengatakan ada 1.515 warga yang mengikuti tradisi tahunan ini.
"Ada 1.515 (orang), Baduy dalam yang tercatat 35 orang," kata Oom.
Sebelum Seba, mereka telah melakukan tradisi tahunan, seperti kawalu dan ngalakasa. Oom mengatakan tradisi Seba Baduy merupakan bentuk rasa syukur atas hasil panen.
"Kawalu dan ngalasa sudah, tinggal Seba," katanya.










































