Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar, HNW Ajak Gen Z Tak Lupakan Sejarah

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar, HNW Ajak Gen Z Tak Lupakan Sejarah

Dea Duta Aulia - detikNews
Sabtu, 11 Apr 2026 22:36 WIB
HNW
Foto: dok. MPR RI
Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengajak generasi muda khususnya Gen Z untuk terus mencintai Indonesia dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Dia pun meminta agar Gen Z tidak melupakan sejarah dan cerita pahlawan lokal dan nasional.

Hal itu diungkapkan olehnya di acara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Provinsi DI Yogyakarta, hari ini. Di Hadapan puluhan pelajar SLTA dan para Guru pendamping se-Provinsi DI Yogyakarta, dia juga mengajak mengajak para siswa generasi Z untuk menjadikan lomba cerdas cermat untuk lebih memahami Empat Pilar MPR RI.

"Juga dengan selalu mempelajari, meneladani dan melanjutkan perjuangan yang diwariskan dan ditunjukkan tokoh-tokoh Bangsa Indonesia. Termasuk perjuangan serta keteladanan dan pengorbanan Sultan Hamengkubuwono ke IX. Antara lain keikhlasan Sultan Hamengkubuwono ke IX memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia bahkan rela berkorban dengan bergabung untuk eksisnya Republik Indonesia Merdeka," kata HNW dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).

Tak cukup hanya bergabung dengan NKRI, Sultan Hamengkubuwono ke IX juga tercatat memberikan bantuan kepada pemerintah Republik Indonesia dalam bentuk mata uang Golden sebesar 6,5 juta, setara dengan Rp 650 Miliar.

"Agar Pemerintahan Republik Indonesia menggunakan uang itu untuk mencetak uang Republik Indonesia, dan pembiayaan operasional bagi negara Indonesia yang baru dimerdekakan. Supaya Indonesia yang merdeka ini betul-betul eksis dan berwibawa. Kita yang berada di abad ke-21, termasuk Gen Z, para siswa peserta lomba cerdas cermat juga generasi milenial, bahkan nanti yang akan menjadi generasi alfa, tidak boleh lupa dengan sejarah di mana kita sekarang ini berada," tuturnya.

"Bahkan agar dengan metode cerdas cermat ini, agar makin rajin mempelajari, makin memahami supaya makin mencintai Indonesia dengan melanjutkan perjuangan para pahlawan bangsa yang telah mewariskan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Sebagai bekal positif menyongsong Indonesia Emas 2045," sambungnya.

Seleksi LCC diikuti 9 SLTA se Provinsi DI Yogyakarta. Kesembilan sekolah itu adalah SMKN 1 Wonosari, SMAN 2 Bungantapan, SMAN 1 Teladan Yogyakarta, SMAN 1 Ngaglik, SMAN 1 Bantul, MAN 1 Yogyakarta, MAN 7 Yogyakarta, SMAN 2 Bantul, serta MAN 2 Sleman. Kesembilan peserta memperebutkan satu tiket menuju Grand Final LCC Empat Pilar MPR Tahun 2026 tingkat nasional.

Ikut hadir dalam prosesi pembukaan tersebut Gubernur DI Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono ke X, yang diwakili Kepala Kesbangpol Provinsi DI Yogyakarta Lilik Adi Aryanto, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi DI Yogyakarta diwakili Kepala bidang Pembinaan SMA Tukiman, Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Sekretariat Jenderal MPR Wachid Nugroho Serta Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Dyastasita, WB, dan Kepala Bagian Badan Sosialisasi Setjen MPR RI Indri Wahyuni.

"Agar generasi muda senantiasa mengingat dan meneladani serta melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa, MPR menginisiasi kegiatan LCC sebagai salah satu metode Sosialisasi Empat Pilar MPR RI," tuturnya.

Selain LCC MPR juga melakukan sosialisasi kepada kelompok masyarakat lain. Seperti, lomba pidato, training of trainer, diskusi hingga seminar.

"Terima kasih kepada Sekretariat Jenderal MPR, yang menyelenggarakan LCC, bekerja sama dengan Dinas pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi DI Yogyakarta. Melalui LCC, diharapkan generasi muda semakin memahami makna perjuangan dan sikap Sri Sultan Hamengkubuwono ke-9 dan 10 yang berhasil menjaga persatuan di atas keberagaman di Yogyakarta," jelasnya.

"Semoga LCC ini mampu menyemangati anak-anak semuanya, semakin memahami, semakin mencintai semakin mengamalkan, keteladanan para pemimpin kita. Selamat jadi pemenang menyongsong Indonesia Emas 2045," pungkas HNW. (prf/ega)



Berita Terkait