Polisi Usut Dugaan Pembunuhan Bos Tenda Tewas dengan Leher Tergorok di Bekasi

Polisi Usut Dugaan Pembunuhan Bos Tenda Tewas dengan Leher Tergorok di Bekasi

Wildan Noviansah - detikNews
Jumat, 10 Apr 2026 12:29 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Foto ilustrasi: (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Polisi masih menyelidiki kasus kematian jenazah seorang wanita bos tenda hajatan berinisial ES (60) yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Polisi mendalami dugaan pembunuhan di balik kematian korban.

"Penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi masih melakukan pendalaman terkait tentang peristiwa ini, apakah terjadi pembunuhan murni atau ada barang-barang yang diambil," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).

Budi mengatakan saat ini jenazah korban tengah diautopsi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Polisi masih mendalami penyebab kematian korban.

"Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi luka. Saat ini jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi," ujarnya.

Kronologi Penemuan Korban

Kombes Budi Hermanto mengatakan korban ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi pada Kamis (9/4) sekitar pukul 12.20 WIB.

"Telah ditemukan seorang perempuan berinisial ES, 60 tahun, dalam keadaan meninggal dunia di dalam rumahnya," kata Budi Hermanto dalam keterangannya, Jumat (10/4).

Budi Hermanto menjelaskan penemuan ini berawal saat karyawan korban datang ke rumah untuk mengambil peralatan tenda. Namun korban tidak merespons saat dipanggil-panggil.

"Korban tidak merespons saat dipanggil maupun dihubungi melalui telepon," imbuhnya.

Singkat cerita, rumah korban berhasil dibuka. Karyawan tersebut kemudian mendapati korban tewas bersimbah darah.

"Setelah pintu rumah berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan luka di bagian kepala," lanjut Budi.

Lihat juga Video 'Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman Minta Jatah di Purwakarta':

(wnv/zap)



Berita Terkait