Polisi Dalami Dugaan Kelalaian di Kasus 4 Pekerja Bak Penampungan Air Tewas

Polisi Dalami Dugaan Kelalaian di Kasus 4 Pekerja Bak Penampungan Air Tewas

Wildan Noviansah - detikNews
Selasa, 07 Apr 2026 09:27 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Foto ilustrasi garis polisi. (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki kecelakaan kerja di sebuah proyek bangunan bertingkat di Jagakarsa, Jakarta Selatan, berujung empat pekerjanya tewas. Polisi kini mendalami dugaan kelalaian dalam peristiwa tersebut.

"Iya didalami kelalaian," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi saat dihubungi, Selasa (7/4/2026).

Nurma mengatakan saat ini pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi. Mandor hingga pemilik gedung ikut dimintai keterangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Segera dijadwalkan (pemilik gedung). Masih mau periksa saksi, mandornya. Nanti dimintai keterangan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang RT 02 RW 02 Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kejadian berawal saat mandor memerintahkan para pekerja menguras geloteng (penampungan air bersih) berukuran 6x3 meter yang ada di basement.

"Kemudian, pada saat proses pekerjaan pembongkaran penutup, korban terjatuh dalam lubang geloteng dan sempat ditolong oleh rekan kerjanya tapi tidak menggunakan perlengkapan safety," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Jumat (3/4).

Keempat korban tewas adalah YN (31), M (61), TS (62), dan MF (18). Selain itu, tiga pekerja lainnya dilaporkan mengalami sesak napas saat membantu para korban. Ketiga korban yang masih dirawat di RS Polri Kramat Jati adalah Ujib (42), Ahmad Jaelani (37), dan Sunar (63).

Tonton juga video "Sederet Fakta Penemuan Jasad Ibu-Anak dalam Penampungan Air di Jakbar"

(wnv/zap)


Berita Terkait