Bahlil Tegaskan BBM RI Aman di Tengah Konflik Timteng, Harga Subsidi Tetap

Bahlil Tegaskan BBM RI Aman di Tengah Konflik Timteng, Harga Subsidi Tetap

Wildan Noviansah - detikNews
Selasa, 31 Mar 2026 20:08 WIB
Pemerintah terapkan WFH sehari setiap Jumat untuk efisiensi BBM di tengah konflik Timur Tengah. (dok.Youtube Setpres)
Foto: Pemerintah terapkan WFH sehari setiap Jumat untuk efisiensi BBM di tengah konflik Timur Tengah. (dok.Youtube Setpres)
Jakarta - Pemerintah melakukan sejumlah langkah untuk efisiensi BBM di tengah konflik Timur Tengah, termasuk salah satunya dengan menerapkan WFH sehari dalam sepakan tiap hari Jumat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menegaskan ketersediaan BBM Indonesia masih terkendali.

"Kepada seluruh masyarakat, cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimun nasional. Baik itu solar, maupun bensin, termasuk dengan gas, termasuk dengan avtur, termasuk elpiji," kata Bahlil dalam konferensi pers daring, Selasa (31/3/2026).

Dia juga menegaskan tidak ada penyesuaian harga BBM subsidi. Sementara, lanjut Bahlil, untuk BBM non-subsidi masih dibahas.

"Atas arahan bapak presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga untuk BBM Subsidi tidak ada penyesuaian naik ataupun turun artinya flat masih pakai harga sekarang. Untuk BBM non-subsidi sampai dengan hari ini kami dengan tim Pertamina maupun SPBU swasta, ini sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan kebijakan bekerja dari rumah atau WFH sehari dalam sepekan. WFH satu hari itu akan berlaku tiap hari Jumat

"Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan satu hari kerja dalam seminggu yaitu tiap hari Jumat," kata Airlangga.

Airlangga mengatakan kebijakan WFH sehari dalam sepekan ini hanya berlaku untuk aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini juga untuk mendorong tata kelola pelayanan berbasis digital. Kebijakan ini akan berlaku mulai 1 April besok.

Simak juga Video Bahlil Minta Masyarakat Bijak Beli BBM

(wnv/ygs)



Berita Terkait