Bangunan SD Inpres Oepula, Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), ambruk saat 3 siswa berteduh. Insiden itu mengakibatkan satu siswa tewas dan dua lainnya luka-luka.
"Bangunan yang roboh itu merupakan bangunan lama yang dibangun sejak tahun 1991 lalu dan sudah tidak dipakai sejak tahun 2023," ujar Kepala BPBD Kabupaten TTS, Dianar Ari Aty, dilansir detikBali, Jumat (20/3/2026).
Dianar menjelaskan, kejadian itu bermula saat para korban, yaitu Noldi Kause (9), Juliana Nenohai (13), dan Jekson Nenoliu (9), tengah berteduh sembari bermain bola. Saat itu sekolah sedang libur dan tak ada kegiatan belajar mengajar di sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga korban tersebut merupakan siswa yang rumahnya tak jauh dari sekolah. Sekitar pukul 18.43 Wita, tiba-tiba bangunan tersebut roboh dan menimpa mereka. Satu siswa Noldi Kause tewas setelah tertimpa material bangunan.
Sedangkan Juliana Nenohai mengalami luka di bagian kepala belakang hingga empat jahitan serta luka di lutut kanan dan mendapat delapan jahitan. Kemudian, Jekson Nenoliu mengalami luka pada bagian betis kiri kaki dan punggungnya.
"Korban yang meninggal bernama Noldi Kause, siswa kelas I SD yang merupakan warga Desa Nifukani. Dia diduga tertimpa material bangunan saat kejadian," tutur Dinar.
Baca selengkapnya di sini.
Lihat juga Video 'Plafon Sekolah di Sulbar Ambruk Seusai Direhab Akhir 2024':
(eva/imk)









































