Tega Banget! Pria Ini Curi Barang Jemaah Sedang Iktikaf di Istiqlal

Tega Banget! Pria Ini Curi Barang Jemaah Sedang Iktikaf di Istiqlal

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 17 Mar 2026 15:04 WIB
Ilustrasi penangkapan, ilustrasi borgol
Ilustrasi borgol (A Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Seorang pria terduga pelaku pencurian ditangkap jemaah Masjid Istiqlal Jakarta. Pria itu dipergoki saat mencuri barang milik jemaah yang sedang iktikaf.

Direktur Lembaga Pengembangan Media Istiqlal, M Asdar, membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan pelaku telah diserahkan ke Polsek Sawah Besar untuk diproses hukum.

"Setelah saya konfirmasi, benar terjadi di Istiqlal. Dan pelakunya sudah diserahkan ke pihak berwajib," kata Asdar kepada detikcom, Selasa (17/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa pencurian itu terjadi pada waktu Subuh tadi pagi. Pelaku mengincar barang berharga milik jemaah yang sedang menjalani ibadah iktikaf pada 10 malam terakhir bulan Ramadan.

ADVERTISEMENT

"Iya bener (mengincar jemaah iktikaf). Dan memang ada peluang di saat jamaah tertidur. Tas atau barang yang tidak terkontrol jadi gampang diambil sama maling karena memang niatnya ngincar barang jemaah itu," katanya.

Meski demikian, tak ada kerugian materi yang dialami korban karena pencurian diketahui oleh jemaah lain. Pihak Istiqlal mengingatkan jemaah untuk meningkatkan kesadaran dalam menyimpan barang di tempat aman dan saling menjaga sesama jemaah.

"Selalu kita umumkan lewat MC juga, termasuk di tiap pintu masuk, sudah kita siapkan rekaman untuk imbauan ke jemaah," ujar Asdar.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, membenarkan ada penyerahan terduga pelaku pencurian di Masjid Istiqlal ke Polsek Sawah Besar.

"Benar, terduga pelaku inisial WRD (40). Diduga mencuri handphone (HP)," kata Iptu Erlyn.

Lihat Video 'Momen Jemaah Tangkap Aksi Pencurian saat Iktikaf di Istiqlal':

(jbr/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini