Oknum Prajurit TNI AD diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pengemudi taksi online di kawasan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Pelaku sempat menodongkan benda mirip pistol, yang belakangan diketahui ternyata pistol mainan.
"Oknum prajurit diduga menodongkan benda menyerupai pistol, yang kemudian diketahui bahwa ternyata benda tersebut adalah pistol mainan berbahan kayu," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Donny belum memerinci alasan oknum prajurit membawa pistol mainan itu. Donny mengatakan oknum prajurit yang terlibat sudah diamankan dan masih diperiksa di Madenpom Jaya/1 Tangerang.
"Saat ini oknum prajurit yang terlibat sudah diamankan dan sedang diperiksa oleh Denpom Jaya/1 Tangerang. Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pendalaman kronologi, pemeriksaan saksi, dan pengumpulan barang bukti," jelasnya.
Oknum prajurit TNI AD yang terlibat masih menjalani pemeriksaan. Donny menegaskan prajurit TNI AD akan diproses hukum dan diberi sanksi tegas jika terbukti bersalah.
Aksi penganiayaan itu terjadi pada Minggu (1/3) dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat pelaku menganiaya korban dengan memukul, menendang, hingga membanting ke aspal.
Tangan driver taksi online itu juga terlihat diborgol. Bahkan, pelaku sempat menodongkan benda diduga pistol ke kepala driver taksi online. Beberapa orang di lokasi tampak mencoba melerai.
Lihat juga Video: Senggolan di Jalan, Prajurit TNI Siksa dan Todong Driver Taksi Online











































