"Jadi motifnya, bayi tersebut hasil hubungan di luar nikah dan perempuan juga merasa dia sendiri yang berjuang," ujar Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir, dilansir detikSulsel, Jumat (20/2/2026).
Herman mengatakan HS menjalin hubungan pacaran dengan IT dan melakukan hubungan badan. Akibatnya, HS hamil pada Mei 2025.
"Perempuan ini tahu dia hamil Mei tahun lalu," katanya.
HS merasa kecewa lantaran IT menikah dengan perempuan lain pada akhir 2025. HS akhirnya terus menyembunyikan kondisi kehamilannya kepada keluarga dan temannya di pesantren.
"Jadi dia malu, pertama, sama keluarga, kemudian sama teman-temannya," bebernya.
Baca selengkapnya di sini.
Tonton juga video "Santriwati di NTB Masuk ICU, Diduga Dipukul Temannya Pakai Balok Kayu"
(rfs/dhn)











































