MA Berhentikan Sementara Hakim Ketua-Wakil Ketua PN Depok Tersangka Suap

MA Berhentikan Sementara Hakim Ketua-Wakil Ketua PN Depok Tersangka Suap

Kurniawan Fadilah - detikNews
Senin, 09 Feb 2026 12:04 WIB
MA Berhentikan Sementara Hakim Ketua-Wakil Ketua PN Depok Tersangka Suap
Konferensi pers Mahkamah Agung (MA) (Kurniawan/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) memberhentikan sementara Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok Bambang Setyawan. Pemberhentian sementara dilakukan usai Wayan dan Bambang ditetapkan sebagai tersangka.

"Selanjutnya Ketua Mahkamah Agung akan memberhentikan sementara hakim dan aparatur Pengadilan Negeri Depok yang tertangkap tangan tersebut," ujar Juru Bicara MA, Yanto, dalam konferensi pers di gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).

Ketua MA juga akan mengusulkan kepada Presiden terkait pemberhentian sementara ini. Dia mengatakan hakim yang terbukti bersalah akan diberhentikan dengan tidak hormat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terhadap hakim, maka Mahkamah Agung secepatnya akan mengajukan surat usul pemberhentian sementara kepada Presiden RI. Apabila nanti berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dinyatakan terbukti bersalah, maka yang bersangkutan akan diberhentikan secara tidak hormat sebagai hakim oleh Presiden atas usul Ketua Mahkamah Agung," lanjut Yanto.

ADVERTISEMENT

Tindakan serupa juga akan diambil terhadap juru sita PN Depok, Yohansyah Maruanaya, yang ikut terjaring OTT KPK. Yohansyah akan diberhentikan lewat Sekretaris MA.

"Begitu juga dengan aparatur Pengadilan Negeri Depok yang terbukti bersalah maka akan diberhentikan oleh pembina kepegawaian Mahkamah Agung dalam hal ini Sekretaris Mahkamah Agung," ujarnya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan I Wayan Eka Mariarta, Bambang Setyawan dan Yohansyah sebagai tersangka suap pengurusan sengketa lahan. Keduanya ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang diwarnai aksi kejar-kejaran.

Berikut daftar identitas para tersangka:

1. I Wayan Eka Mariarta (EKA) selaku Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok;
2. Bambang Setyawan (BBG) selaku Wakil Ketua PN Depok
3. Yohansyah Maruanaya (YOH) selaku Juru Sita di PN Depok;
4. Trisnadi Yulrisman (TRI) selaku Direktur Utama PT KD
5. Berliana Tri Ikusuma (BER) Selaku Head Corporate Legal PT KD

Eka dan Bambang diduga meminta fee Rp 1 miliar untuk pengurusan perkara. Pihak PT KD kemudian menyanggupi pembayaran Rp 850 juta.

Lihat juga Video: OTT Pejabat Pajak Terkait Suap Pengurangan Pajak Perusahaan Tambang

Halaman 2 dari 2
(kuf/haf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads