Banjir menggenang akses jalan menuju Stasiun Halim tepatnya di Jalan D.I Pandjaitan, Jakarta Timur (Jaktim). Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengimbau warga menggunakan jalan alternatif lain untuk menghindari keterlambatan.
"Mengimbau calon penumpang Whoosh untuk mengatur waktu perjalanan menuju Stasiun Halim dengan lebih awal serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif guna menghindari keterlambatan akibat genangan air di akses di Jalan DI Panjaitan, " ujar General Manager KCIC Eva Chairunisa kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eva menerangkan penumpang bisa menggunakan akses exit tol Halim dan LRT menuju Stasiun Halim. Hal itu agar penumpang terhindar dari jalanan macet.
Penumpang, kata KCIC, tetap bisa reschedule perjalanan hingga maksimal 15 menit setelah jadwal keberangkatan bagi penumpang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adapun bagi penumpang yang terlambat, selama masih dalam batas waktu 15 menit setelah jadwal keberangkatannya, maka proses reschedule tetap dapat dilakukan di loket Stasiun.
Lebih lanjut, Eva menerangkan operasional Whoosh masih dalam kondisi aman dan tidak mengalami keterlambatan. Jika terjadi hujan yang cukup tinggi di jalur, maka, katanya, Whoosh akan melakukan pembatasan kecepatan demi alasan keselamatan.
"KCIC terus memantau kondisi cuaca dan akses menuju stasiun secara berkala serta akan menyampaikan pembaruan informasi kepada masyarakat melalui kanal komunikasi resmi perusahaan," ujar Eva.
Baca juga: Jalan Daan Mogot Tergenang, Lalin Macet |
Lihat juga Video: Jalur KA Grobogan Diterjang Banjir, Sejumlah Perjalanan Batal











































