KPK Panggil Ajudan Ade Kuswara-Sekda Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Proyek

KPK Panggil Ajudan Ade Kuswara-Sekda Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Proyek

Kurniawan Fadilah - detikNews
Rabu, 21 Jan 2026 13:10 WIB
KPK Panggil Ajudan Ade Kuswara-Sekda Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Proyek
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - KPK memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan suap yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara. Selain Endin, KPK memanggil ajudan Ade Kuswara bernama Muhamad Reza untuk diperiksa sebagai saksi.

"Pemeriksaan saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi," kata Jubir KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).

Selain keduanya, Budi menyampaikan, penyidik memanggil salah staf dari tersangka Sarjan bernama Yuda Nugraha. Ada juga sejumlah saksi dari pihak swasta yang ikut diperiksa hari ini.

"Pemeriksaan dilakukan di gedung KPK," tutur Budi.

Berikut ini daftar lengkap saksi yang dipanggil KPK hari ini terkait kasus suap Ade Kuswara:
1. Muhamad Reza, Ajudan Bupati
2. Arief Firmansyah, Karyawan Swasta
3. H. Endin Samsudin, Sekda Kab Bekasi
4. Romli Romliandi Alias Obing, Dewas Pengawas PDAM Tirta Bhagasasi
5. Endung Mulyadi, Wiraswasta
6. Ilan Setiawan, Wiraswasta
7. Suwaji, Wiraswasta
8. Yuda Nugraha, Staf Saudara Sarjan

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu:
1. Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang
2. Ayah Ade Kuswara, HM Kunang
3. Pihak swasta, Sarjan

Ade dan HM Kunang diduga menerima uang ijon proyek sebesar Rp 9,5 miliar. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebutkan proyek itu rencananya digarap pada 2026. Uang itu disebut sebagai uang muka untuk jaminan proyek.

"Total ijon yang diberikan oleh SRJ kepada ADK dan HMK mencapai Rp 9,5 miliar. Pemberian uang dilakukan dalam 4 kali penyerahan kepada melalui para perantara," kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.

Tonton juga video "KPK Akui Sempat Kesulitan OTT Bupati Pati Sudewo"

(kuf/ygs)



Berita Terkait