UPTD PPA: Siswa Korban Pencabulan Guru SD di Tangsel Alami Gangguan Psikis

UPTD PPA: Siswa Korban Pencabulan Guru SD di Tangsel Alami Gangguan Psikis

Taufiq Syarifudin - detikNews
Selasa, 20 Jan 2026 14:04 WIB
UPTD PPA: Siswa Korban Pencabulan Guru SD di Tangsel Alami Gangguan Psikis
Ilustrasi Pencabulan Anak (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Jakarta -

Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Tangerang Selatan mengungkap dugaan pencabulan yang dilakukan seorang guru SDN 1 Rawa Buntu membuat siswa mengalami gangguan psikis. Korban yang terganggu psikisnya itu kini tengah menjalani visum.

"Saat ini kondisi korban kelihatan sehat tapi psikisnya terganggu akibat ini. Sekarang sedang dilakukan visum di RS Pamulang," kata Kepala UPTD PPA Tangsel Tri Purwanto saat dihubungi, Selasa (20/1/2026).

Tri mengatakan ada 13 siswa yang menjadi korban pencabulan guru tersebut. Kasus itu kini telah dilaporkan para orang tua korban ke polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin yang datang orang tua ada 13 orang. Korban yang lapor ke Polres 9 orang. Kejadian dilakukan pencabulan terhadap anak," jelas dia.

Tri menyebutkan korban pencabulan itu berada di satu kelas yang sama. Oknum guru yang melakukan pencabulan juga merupakan wali kelas.

ADVERTISEMENT

"Iya (mereka sekelas)," katanya.

Tri memastikan pihaknya akan terus mendampingi para korban. Ia akan mendampingi mulai di proses hukum hingga penanganan psikis selanjutnya.

"Iya kita lakukan pendampingan proses hukumnya di Polres, pendampingan visum di RSUD Pamulang, sama pemeriksaan psikologi anak setelah itu," ucapnya.

Simak juga Video: Aksi Protes Siswa di Lubuklinggau Buntut Oknum Guru Cabul

(tsy/eva)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads