Seorang oknum guru laki-laki di SD Negeri 1 Rawa Buntu, Tangerang Selatan, diduga mencabuli 13 siswa. Sejumlah orang tua siswa yang menjadi korban melaporkan guru tersebut ke polisi.
"Kemarin yang datang orang tua ada 13 orang. Korban yang lapor ke Polres 9 orang. Kejadian dilakukan pencabulan terhadap anak," kata Kepala UPTD PPA Tangsel Tri Purwanto saat dihubungi, Selasa (20/1/2026).
Tri mengatakan siswa korban pencabulan duduk dalam satu kelas yang sama. Pelaku adalah guru sekaligus wali kelas para siswa tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya (mereka sekelas)," katanya.
Tri mengungkap ada korban yang kondisi psikisnya terganggu. Korban tengah melakukan visum di rumah sakit.
"Saat ini kondisi korban kelihatan sehat, tapi psikisnya terganggu akibat ini. Sekarang sedang dilakukan visum di RS Pamulang," jelasnya.
Sejauh ini, Tri menyebut dugaan pencabulan itu sudah berlangsung sejak pertengahan 2025. Namun ada kemungkinan kasus itu telah dilakukan sejak lama, pihaknya menunggu proses penyelidikan oleh kepolisian.
"Yang baru kita tahu sejak Juli 2025 sampai Januari 2026. Tapi bisa berkembang juga," ujarnya.
UPTD PPA Tangsel memastikan akan terus mendampingi korban. "Iya, kita lakukan pendampingan proses hukumnya di Polres, pendampingan visum di RSUD Pamulang, sama pemeriksaan psikologi anak setelah itu," ucap Tri.
Lihat juga Video: Tampang Oknum Guru SMP yang Cabuli Siswinya di Masjid Sekolah











































