Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said akan dilakukan mulai besok. Pramono menegaskan proses pembongkaran tetap berjalan meski sempat muncul pernyataan dari pihak PT Adhi Karya yang menyebut masih ada pembahasan dengan Pemprov DKI Jakarta.
"Udah kita surati dari dulu-dulu dan udah, pokoknya besok kita bongkar lah. Dan mohon doanya mudah-mudahan berjalan lancar," kata Pramono di Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono menjelaskan, pembongkaran akan dilakukan pada pagi hari. Ia memastikan informasi teknis terkait waktu dan rekayasa lalu lintas akan disampaikan kepada masyarakat.
"Nanti teman-teman wartawan akan dikasih tahu. Pagi hari lah, tapi nggak seperti keluhan selama ini terlalu pagi," ujarnya sambil berkelakar.
Di sisi lain, Pramono juga meluruskan isu soal anggaran pembongkaran tiang monorel Rasuna Said yang sempat ramai diperbincangkan publik. Ia menegaskan biaya pembongkaran tiang monorel tidak mencapai Rp 100 miliar.
"Yang pertama anggaran untuk membongkar saja Rp 254 juta. Yang Rp 100 miliar itu adalah anggaran untuk mengatur pedestrian, jalan, taman selama satu tahun penuh," jelasnya.
Menurut Pramono, anggaran tersebut digunakan untuk penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said secara menyeluruh, mulai dari trotoar, pengaturan lalu lintas, hingga penataan ruang publik selama satu tahun.
Simak juga Video Pramono: Rp 100 M untuk Tata Jalan Rasuna Said, Tak Cuma Bongkar Monorel










































