Ironi Kakak-Adik di Bogor Kabur Ternyata gegara Dicabuli Ayah Tiri

Ironi Kakak-Adik di Bogor Kabur Ternyata gegara Dicabuli Ayah Tiri

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Sabtu, 29 Nov 2025 10:33 WIB
Ilustrasi Orang Hilang
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Bogor -

Dua remaja putri yang merupakan kakak-adik asal Cibinong, Kabupaten Bogor, dilaporkan menghilang dari rumahnya. Setelah dua hari pencarian, keduanya ditemukan dalam kondisi selamat.

Kakak-adik berusia 13 dan 11 tahun itu dilaporkan hilang sejak Senin, 24 November 2025. Satreskrim Polres Bogor yang menerima laporan bergerak melakukan pencarian.

Tiga hari setelahnya, tepatnya Kamis, 27 November 2025, keduanya ditemukan di rumah kolega ibu kandungnya. Yang mengagetkan, keduanya mengaku meninggalkan rumah lantaran sudah tidak tahan terhadap ayah tirinya yang kerap mencabulinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ayah tiri pun ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini polisi masih mengembangkan penyidikan kasus tersebut.

ADVERTISEMENT


Awal Mula Korban 'Hilang'

Ihwal hilangnya kakak-adik ini diungkap oleh bibi korban, SM. Terakhir, kedua remaja itu meninggalkan rumahnya pada Senin (24/11) sekitar pukul 04.00 WIB, untuk pergi ke warung membeli pelicin pakaian.

"Mereka izin ke ayahnya untuk ke warung Madura beli pelicin pakaian untuk setrika baju. Jadi mereka ini kan mau berangkat sekolah. Untuk setrika pakaiannya, pakai pelicin. Mereka beli sendiri ke warung Madura," kata bibi korban, SM, saat dihubungi detikcom, Rabu (26/11).

Sejak Subuh itu, keduanya belum kembali ke rumah. Pihak keluarga sudah berusaha mencari, tetapi hasilnya nihil hingga akhirnya membuat laporan ke Polres Bogor pada Selasa (25/11).

2 Korban Ditemukan

Satreskrim Polres Bogor bergerak melakukan pencarian terhadap kedua korban. Keduanya akhirnya ditemukan pada Kamis (27/11) di rumah kerabat ibu kandungnya di Depok, Jawa Barat.

"Kemarin kita sudah sampaikan bahwa kedua anak tersebut sudah diketemukan berkat bantuan segenap elemen masyarakat," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, kepada wartawan di Bogor, Jumat (28/11).


Dicabuli Ayah Tiri

Keduanya mengaku kabur karena merasa tidak nyaman di rumahnya lantaran mendapatkan kekerasan dari ayah tirinya.

"Setelah kita dalami dari keduanya, apa yang melatarbelakangi daripada perginya kedua anak tersebut ternyata berdasarkan keterangan mereka bahwa mereka telah menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah tirinya sehingga dia merasa terancam," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, Jumat (28/11).

Ironisnya, pencabulan itu terjadi berulang kali sejak 2023. Terakhir, keduanya menjadi korban kebiadaban ayah tirinya sebulan sebelum akhirnya keduanya memutuskan kabur.

"Kemudian, setelah terus kita lakukan pendalaman, didapati fakta bahwa kejadian itu berulang dan dilakukan sejak tahun 2023 sampai dengan terakhir satu bulan sebelum terjadinya kejadian kemarin kakak beradik ini melarikan diri dari rumahnya," bebernya.

Ayah Tiri Ditangkap

Setelah mendengar pengakuan kedua korban, polisi melakukan penyelidikan intensif. Ayah tiri diduga pelaku pencabulan pun akhirnya ditangkap.

"Pelaku sudah kita tangani mulai dari semalam kita melakukan penanganan secara intensif alhamdulillah diperoleh dua alat bukti," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

Anggi mengatakan pelaku juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku terancam pidana 12 tahun penjara.

"Kami telah menetapkan pelaku tersebut dalam waktu yang tidak lama, dalam waktu yang cepat kami langsung menetapkan. Kami sangkakan dengan pasal yang tertuang dalam UU PPKS. Kemudian kami sangkakan juga berkenaan dengan perlindungan anak yang mana berdasarkan Undang-Undang tersebut ancaman maksimal 12 tahun," bebernya.

Simak juga Video: Ayah di Gresik Cabuli Anak Kandung, Modusnya Kelewat Bejat

Halaman 2 dari 3
(mea/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads