×
Ad

Ammar Zoni Nginap di Nusakambangan, Seberapa Ngeri 'Alcatraz Indonesia' Itu?

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 18 Okt 2025 12:24 WIB
Pulau Nusakambangan (Anang Firmansyah/detikJateng)
Jakarta -

Aktor Ammar Zoni kini berada ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, setelah kedapatan menjual narkoba di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Pulau Nusakambangan ini bukan sekadar pulau biasa, karena di dalamnya berkumpul narapidana dengan kasus kejahatan besar. Sengeri apa penjara 'Alcatraz Indonesia' Itu?

Pulau Nusakambangan selalu diperbandingkan dengan Pulau Alcatraz, sebuah pulau yang terletak di tengah Teluk San Francisco di California, Amerika Serikat. Alcatraz awalnya benteng militer, lalu diubah menjadi tahanan militer dan diubah lagi menjadi penjara sipil. Namun, sejak 1960-an, pulau itu ditutup dan belakangan diubah menjadi objek wisata Tempat Rekreasi Nasional Golden Gate.

Letak pulau yang secara geografis ada di Provinsi Jawa Tengah itu memang jauh dari keramaian. Pulau Nusakambangan mulai dibuka oleh pemerintah penjajah Belanda dengan membangun beberapa LP yang dikhususkan untuk para terpidana kejahatan tingkat pertama dan penjahat politik.

Penjara yang ada di Pulau Nusakambangan adalah LP Batu (dibangun pada 1925), LP Besi (dibangun pada 1929), LP Kembang Kuning (dibangun pada 1950), dan LP Permisan (dibangun pada 1908). Lima lainnya, yaitu Nirbaya, Karang Tengah, Limus Buntu, Karang Anyar, dan Gleger, telah ditutup.

Pulau Kematian

Dilansir Antara, Pulau Nusakambangan dijuluki sebagai 'Pulau Kematian'. Nusakambangan bukan hanya tempat penahanan, tetapi juga lokasi eksekusi bagi para terpidana mati. Keamanan di dalam lapas ini sangat ketat, dengan beberapa sel yang dilengkapi sistem pengamanan maksimal.

Tak hanya itu, pulau ini dijaga oleh pasukan bersenjata lengkap untuk memastikan tidak ada pelarian maupun gangguan dari luar. Bahkan ada sel isolasi khusus yang diperuntukkan bagi narapidana dengan tingkat risiko tinggi. Tidak sembarang orang bisa memasuki kawasan ini.

Masyarakat sipil dilarang keras mengakses pulau ini kecuali dengan surat izin khusus. Pulau ini benar-benar menjadi dunia tersendiri yang terisolasi dari kehidupan normal.

Penjara Kelas Kakap

Narapidana yang mendekam di Nusakambangan bukanlah kriminal biasa. Di sini, terdapat pelaku pembunuhan berantai, bandar narkoba internasional, hingga teroris yang telah mengancam keamanan negara.

Beberapa nama terkenal yang pernah mendekam di Nusakambangan di antaranya Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra, otak di balik Bom Bali. Selain itu, ada pula Umar Patek, terpidana kasus terorisme, serta Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dari Bali Nine yang dieksekusi mati di pulau ini.

Tak hanya pelaku kriminal kekerasan, beberapa figur terkenal lainnya, seperti Tommy Soeharto, yang terlibat dalam pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita, dan Pramoedya Ananta Toer, sastrawan yang dituding terlibat dalam Partai Komunis Indonesia (PKI), juga pernah merasakan kehidupan mencekam di balik jeruji besi Nusakambangan.

Salah satu tempat paling menyeramkan di Nusakambangan adalah Bukit Nirbaya, lokasi eksekusi mati para terpidana yang telah divonis hukuman tertinggi.

Di tempat inilah banyak nyawa terputus dalam gelapnya malam, diiringi suara tembakan regu eksekusi. Bukit ini menjadi saksi bisu dari akhir perjalanan para narapidana yang tak lagi memiliki harapan. Tidak mengherankan jika aura mistis dan ketegangan selalu menyelimuti tempat ini.




(eva/dhn)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork