detikNews
Rabu 16 Mei 2007, 16:32 WIB

Kasus Vonis Tim Mawar

Letkol Untung Tidak Dipecat, Sudah Dihukum 32 Bulan Penjara

- detikNews
Ambon - Salah satu perwira eks Tim Mawar, Letkol Untung Budiharto, memang tidak dipecat dari kesatuan TNI. Untung yang saat ini menjabat Kasrem Kodam XVI\/Pattimura ini telah menjalani hukuman penjara 32 bulan, sesuai vonis yang sudah berkekuatan tetap. \\\"9 Bulan saya ditahan di Puspom, sisanya di Cimahi, Jawa Barat,\\\" tutur Untung, seperti diceritakan Kapendam XVI Pattimura, Mayor Sukrianto Puluhulawan, kepada detikcom<\/B>, di ruang Kapendam Markas Kodam XVI Pattimura, Jl Kodam, Ambon, Rabu (16\/5\/2007).Menurut Kapendam, dalam putusan pengadilan militer, Letkol Untung Budiharto memang divonis 20 bulan penjara dan dipecat dari kesatuan TNI. Namun, atas vonis itu, Untung bersama tujuh anggota Tim Mawar naik banding ke Peradilan Militer Tertinggi (Permilti). \\\"Proses banding jalan dan putusan hukumnya 2 tahun 8 bulan penjara tanpa hukuman tambahan pemecatan. Artinya Letkol Untung tidak dipecat,\\\" ujar Sukri. Usai menjalani hukuman penjara, lanjut Kapendam, saat itu Untung berpangkat Kapten, langsung dipindahkan ke Ambon. \\\"Institusi TNI membutuhkan tenaga Pak Untung. Makanya dia (Untung) ditempatkan sebagai komandan intel Kodam XVI Pattimura tahun 2003,\\\" ujar dia. Karena prestasi dan dedikasi yang baik, Untung dipromosikan menjadi Komandan Batalyon 733 Masariku Ambon tahun 2004. \\\"Saat konflik Ambon terjadi, Pak Untung telah banyak memberikan dedikasinya untuk perdamaian Ambon. Misalnya pola pendekatan yang dilakukan ke masyarakat. Makanya banyak senjata api yang beredar diserahkan masyarakat ke TNI. Ini juga karena jasa pak Untung,\\\" ungkap Kapendam.Setelah itu, pimpinan TNI yang melihat prestasi Letkol Untung, mempromosikannya menjadi Dandim 1504 Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease di tahun 2005-2006. Jabatan Dandim dan lain sebagainya yang diembannya bukan karena permintaan dirinya, tapi melewati sebuah proses yang sangat sulit dan butuh waktu. \\\"Pimpinan TNI mempertimbangkan, saya masih layak. Ini kepentingan institusi. Makanya saya diberi tanggung jawab menjadi Dandim dan saat ini Kasrem. Saya tidak bisa membantah, karena ini perintah komandan,\\\" aku Untung seperti ditirukan Sukri.


(han/asy)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed