Presiden SBY Lantik 928 Taruna di AAU Jumat

- detikNews
Rabu, 13 Des 2006 17:22 WIB
Yogyakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan melantik 928 taruna tiga angkatan dan kepolisian Republik Indonesia. Acara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pelantikan anggota kepolisian negara RI (Polri) itu akan dilakukan di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, hari Jumat (15/12/2006).Hal itu dikatakan Danjen Akademi TNI Laksamana Muda TNI Sosialisman kepada wartawan seusai acara gladi bersih di lapangan Dirgantara komplek TNI AU Maguwo Yogyakarta, Rabu (13/12/2006). Dalam acara itu dihadiri pula Gubernur Akmil Mayjen TNI Sriyanto, Gubernur AAU Marsekal Muda Erry Biatmoko, Gubernur AAL Mayjen (Mar) Agung W.S. dan Gubernur Akpol Irjen Pol T. Asikin Husein."928 Taruna itu akan dilantik Presiden pada tanggal 15 Desember di AAU. Mereka akan berpangkat tetnan dua dan inspekstur tingkat dua (Ipda)," kata pria yang akrab disapa Lisman ini. Dari 928 taruna yang akan dilantik dari Akmil sebanyak 294 siswa. Selanjutnya dari AAU sebanyak 153 siswa dan AAL sebanyak 195 siswa. Sedangkan dari Akpol sebanyak 286 siswa. Dari jumlah tersebut 28 orang di antaranya taruni yang juga ikut dilantik.Dia mengatakan, dari 937 karbol, kadet, taruna dan taruni yang mengikuti pendidikan selama lebih kurang 3 tahun di Akmil, AAU, AAL maupun Akpol, sebanyak 928 orang dinyatakan lulus. Sebanyak 9 orang siswa dinyatakan tidak lulus. Siswa yang tidak lulus ada yang dikarenakan mengalami sakit atau melanggar disiplin selama mengikuti pendidikan. "Dari 9 oran itu yang tidak lulus, 6 siswa dari Akmil, sedang AAU, AAL dan Akpol masing-masing satu orang," kata Lisman.Empat orang taruna yang akan dilantik langsung oleh Presiden dan mendapat anugerah Bintang Adi Makayasa adalah Sermatar Imam Buchori (AD) kelahiran Malang 16 Maret 1985 dan merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara. Serma Kadet (AL) Abdul Gufari asal SMA 1 Cirebon. Selanjutnya dari AU, Rahman Fauzi asal SMA Taruna Nusantara asal Magelang lahir 29 Oktober 1984. Sedang dari Akpol, taruni Ratna Kuaratul Aini asal SMA 9 Pati Jawa Tengah kelahiran 10 Mei 1982.Dia menambahkan, pelantikan taruna oleh Presiden SBY sudah 3 kali tidak di gelar di Istana Negara. Namun dilakukan di akademi masing-masing angkatan secara bergantian. Tahun 2004 dilakukan di Akmil Magelang, tahun 2005 di AAL Surabaya dan tahun 2006 ini di AAU Yogyakarta."Kalau di Istana itu sudah terlalu crowded sehingga akan akan mengganggu lalu lintas dan susah untuk parkir kendaraan. Lagipula jumlah 928 taruna yang dilantik dan pasukan yang akan berada di sekitar Istana akan kelihatan sempit tapi kalau di akademi seperti di AAU lapangannya lebih luas," demikian Sosialisman.

(bgs/nrl)