Perang Baru Pecah, Prospek Damai di Mindanao Terancam

Perang Baru Pecah, Prospek Damai di Mindanao Terancam

- detikNews
Minggu, 29 Okt 2006 19:04 WIB
Cotabato - Peperangan baru pecah antara Moro Islamic Liberation Front (MILF) dengan militer Philipina yang didukung milisi pro-pemerintah. Pertempuran ini mengganggu proses perdamaian yang sudah dimulai sejak tahun 2003. Pertempuran pecah setelah militer Philipina memasuki kawasan di dekat kota Shariff Aguak di bagian selatan pulau utama Mindanao saat fajar datang. Tindakan ini kemudian menimbulkan pertempuran intensif sekitar lima jam. "Pertempurannya sangat intensif," ujar juru bicara MILF Eid Kabalu seperti dilansir dari kantor berita AFP, Minggu (29/10/2006). Kabalu membantah klaim pemerintah yang menyatakan pertempuran dipicu oleh MILF. Sebaliknya, pertempuran baru ini menurut Kabalu diawali oleh tentara pemerintah yang memasuki wilayah MILF. "Kami berharap pertempuran ini bukan awal dari penyerangan habis-habisan lainnya dari militer," kata Kabalu.Sampai berita ini diturunkan, belum diperoleh informasi adanya korban kedua belah pihak dalam pertempuran ini. Pada tahun 2003, telah terjalin perjanjian damai antara pemerintah Philipina dengan MILF. Namun dengan pecahnya pertempuran baru ini, Kabalu mengkhawatirkan prospek damai di Mindanao. "Pertempuran yang terus berlanjut bisa mempengaruhi pembicaraan damai," tandas Kabalu.Pembicaraan damai Manila dengan MILF ini masih terkatung-katung. MILF bersikukuh meminta kontrol ekonomi atas wilayah Mindanao yang disebut "wilayah nenek moyang". Sementara Manila menyatakan tidak akan memberikan kontrol tersebut pada MILF tanpa melalui sebuah jajak pendapat. (aba/ary)


Berita Terkait