Dilantik Jadi Ketua RN Kaltara, Walkot Tarakan Diminta Kawal BLT

ADVERTISEMENT

Dilantik Jadi Ketua RN Kaltara, Walkot Tarakan Diminta Kawal BLT

Tim detikcom - detikNews
Senin, 24 Okt 2022 17:45 WIB
Wali Kota Tarakan Khairul dilantik menjadi Ketua Dewan Eksekutif Wilayah RN Kaltara. Dia diminta terus mengawal kepentingan seluruh masyarakat. (dok Ist)
Foto: Wali Kota Tarakan Khairul dilantik menjadi Ketua Dewan Eksekutif Wilayah RN Kaltara. Dia diminta terus mengawal kepentingan seluruh masyarakat. (dok Ist)
Jakarta -

Wali Kota Tarakan Khairul dilantik menjadi Ketua Dewan Eksekutif Wilayah Rampai Nusantara (RN) Kalimantan Utara (Kaltara). Dia diminta terus mengawal kepentingan seluruh masyarakat.

"Sejak awal komitmen dan tekad kami adalah menghimpun kekuatan bersama untuk membantu masyarakat," kata Ketua Umum Rampai Nusantara (RN) Mardiansyah, Senin (24/10/2022).

Dia mengatakan itu saat melantik Khairul sebagai Ketua Dewan Eksekutif Wilayah RN Kaltara pada Minggu (23/10). Dia mengatakan RN yang saat ini telah berdiri di 23 provinsi untuk terus membela kepentingan masyarakat.

Dia juga meminta pengurus RN Kaltara mengawal penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah agar proses berjalan dengan baik dan sesuai. Dia ingin BLT yang menjadi konsekuensi dari kenaikan harga BBM untuk disalurkan tepat sasaran.

"Dalam situasi sulit seperti saat ini pemerintah telah mengambil kebijakan memberikan bantuan langsung tunai kepada masyarakat, kami apresiasi dan dengan sepenuh hati mendorong agar BLT sampai pada yang berhak menerima tanpa potongan sedikitpun," tambahnya.

Dia juga berharap pengurus RN Kaltara segera konsolidasi di seluruh wilayah dan merumuskan program kerja organisasi dengan baik.

Sementara itu, Khairul menyampaikan akan secepatnya melakukan rapat kerja untuk menyiapkan program ke depan.

"Agenda kami setelah deklarasi dan pelantikan ini adalah rapat kerja, dan menyiapkan untuk pembentukan di tiap kota kabupaten termasuk di Kota Tarakan ini. Tentu kita akan bergerak untuk kebaikan masyarakat, negara dan bangsa," ucap dia.

(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT