ADVERTISEMENT

Sisi Lain ABG Citayam 'Kuasai' Sudirman hingga Disinggung Anies Baswedan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 06 Jul 2022 08:01 WIB
Citayam Viral di Sudirman Hingga Disinggung Anies, Ini Serba-serbi Citayam (Foto Bonge Cs di Sudirman)
Ilustrasi Remaja Citayam di Sudirman (Foto: Febri/detikHOT)
Jakarta -

Citayam belakangan menjadi sorotan karena para remajanya kerap nongkrong di sekitar Stasiun Sudirman, Jakarta. Keberadaan para remaja ini pun sempat disinggung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Keberadaan bocah asal Citayam hingga Bojong Gede itu viral lewat konten-konten di Instagram dan TikTok. Beberapa konten yang viral memperlihatkan wawancara remaja Citayam itu dengan gaya mereka yang khas.

Gaya berpakaian mereka pun jadi sorotan hingga muncul sebutan 'Citayam Fashion Week'. Sebab para remaja itu nongkrong di dekat Stasiun Sudirman dengan pakaian atau outfit tertentu.

Viralnya Citayam atau Citayam Fashion Week juga tidak lepas dari sosok Bonge. Bonge adalah salah satu remaja yang sering nongkrong di Sudirman dan jadi 'bintang' video-video viral tersebut.

Bonge Cs menjadi sorotan karena gayanya dan saat ini 'mengusai' Sudirman.

Ragam Alasan ABG ke Dukuh Atas

Lalu, apa alasan para ABG ini mengunjungi area tersebut?

Pantauan detikcom, Selasa (5/7/2022), tampak para remaja itu ramai berdatangan ke Taman Dukuh Atas sekitar pukul 17.00 WIB. Tampak para remaja datang berkelompok dari arah Stasiun KRL Sudirman dan Stasiun MRT Dukuh Atas. Para pengunjung tampak berjalan di sepanjang trotoar dan sesekali duduk di area Taman Dukuh Atas.

Ada pula sejumlah warga yang bersepeda dan berfoto-foto. Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) juga terlihat berjualan di sekitar lokasi.

Seorang remaja asal Jakarta Timur (Jaktim), Iyan (18), mengaku datang ke Taman Dukuh Atas sejak pukul 10.00 WIB. Iyan mengaku datang bersama teman-temannya hampir setiap hari.

"Hampir setiap hari, (bersama) tujuh teman nongkrong di daerah rumah," cerita Iyan.

Iyan mengatakan tidak ada tempat serupa dengan Taman Dukuh Atas di sekitar area rumahnya di Jaktim. Dia bersama rekan-rekannya datang ke lokasi dengan menggunakan TransJakarta.

"Nggak ada, di BKT bosan. Naik bus TransJakarta," ungkap Iyan.

Remaja lain, Akmal (18), mengaku datang dari Tambun, Bekasi, bersama teman-temannya ke Taman Dukuh Atas. Dia mengaku baru kali pertama berkunjung ke lokasi.

"Dari Tambun, delapan orang. Sampai sini jam 2 (pukul 14.00 WIB). Baru hari ini (ke Taman Dukuh Atas)," ujar Akmal.

"Gabut lagi liburan sekolah. Bosan di Bekasi," tuturnya.

Simak Video: Selain untuk Nongkrong, Taman Dukuh Atas BNI Jadi Tempat Adu Outfit

[Gambas:Video 20detik]



Anies Singgung Citayam

Anies pun ikut mengomentari ramainya remaja Citayam di Sudirman lewat akun resmi Instagramnya. Anies menyebut warga Citayam turut datang ke Jakarta merasakan ruang ketiga sudut Ibu Kota.

Dilihat, Senin (4/5/2022), Anies menyebut Pemprov DKI berupaya membangun ruang publik di seluruh penjuru kota. Dia berharap ruang publik itu bisa mengundang interaksi antarwarga.

"Selama beberapa tahun terakhir, Jakarta menghadirkan wajah baru, yang tercermin dari serangkaian pembangunan ruang-ruang publik di seluruh penjuru kota. Ruang ketiga yang mengundang interaksi warga, tidak hanya dari Jakarta saja, bahkan dari Citayam," tulis Anies dalam keterangan foto yang diunggahnya.

Sejumlah foto yang diposting merupakan karya para pelajar SMP/SMA di Jabodetabek dalam lomba foto dan video bertema: 'Pesona Baru Jakarta: Karya Pelajar untuk Dunia'.

"Kompetisi ini diselenggarakan oleh OSIS dan Alumni SMA Negeri 7 Jakarta yang berkolaborasi bersama Jakarta Content Creator Community (JCCC), Pemprov DKI Jakarta, dan BUMD. Kegiatan ini turut memeriahkan perayaan ulang tahun Jakarta ke-495, serta sekaligus mempromosikan destinasi/titik-titik baru yang menarik dan strategis di Jakarta," tulis Anies.

Camat senang Citayam terkenal, simak halaman selanjutnya

Camat Senang Citayam Terkenal

Menanggapi sorotan Anies terhadap remaja Citayam di sekitar Stasiun Sudirman, Camat Tajur Halang, Fikri Ikhsani, mengaku merasa senang.

Dia merasa senang karena secara tidak langsung wilayah Desa Citayam turut dipromosikan. Dengan demikian Citayam menjadi banyak diketahui publik.

"Ya senang juga karena secara tidak langsung juga mempromosikan wilayah Citayam dan Tajur Halang ya. Dengan seperti itu kan publik akhirnya 'oh Citayam tuh dimana ya' gitu, 'ini kok anak mudanya kreatif banget' gitu kan. Jadi nongkrongnya di sana-sini gitu kan," kata Fikri saat dihubungi detikcom, Selasa (5/7/2022).

Secara administratif, Citayam ada di Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor. Namun, Citayam memang identik pula dengan Depok karena ada di perbatasan.

Menurutnya, tidak masalah warga Citayam bermain di kawasan Sudirman hingga Dukuh Atas Jakarta Pusat. Selama mereka tidak melakukan hal-hal negatif.

"Ya mungkin mereka nyari konten ya. Itu bagian dari kreativitas hari ini kan generasi Z apa ya. Jadi selama itu positif dan tidak bertentangan gitu ya, bagi kami sah-sah saja sih," jelasnya.

Salah satu tujuan remaja tersebut, lanjut Fikri, kemungkinan mencari suasana baru untuk sekadar nongkrong bersama teman. Fikri menyebut, mereka ingin melihat potret ibu kota secara langsung.

"Mungkin mereka inginnya mencari suasana baru ya gitu. Mungkin inginnya out of the box gitu kan. Kalau di wilayah sendiri mungkin ada bosannya dengan suasana yang seperti itu saja. Saya rasa itu manusiawi ya, kita pun mungkin gitu. Jadi kalau kita diam di Bogor saja kan ingin tahu juga bagaimana suasana di Jakarta gitu ya, dan tempat-tempat lain," bebernya.

Hal lain yang membuat Fikri senang wilayahnya dipromosikan secara tidak langsung adalah karena Kecamatan Tajur Halang menjadi salah satu sentra tanaman hias.

Starling Ketiban Rezeki Berkat 'Citayam Fashion Week'

Penjualan kopi keliling atau yang kerap disebut 'starbak keliling' (starling) panen rezeki di tengah kepungan kumpulan anak berusia remaja asal Citayam. Salah seorang penjual kopi starling mengaku ia bisa menjual 100 gelas dalam sehari.

"Jadi meningkat Alhamdulillah, sehari itu bisa habisin 100 gelas dan kalau hari libur itu bisa sampai 150 gelas. Itu akibat dari banyaknya anak-anak yang nongkrong ya," ujar salah satu penjual kopi starling, Adi di Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Selasa (5/7/2022).

Penjual kopi starling yang berasal dari Sampang, Madura itu mengaku sangat bersyukur dengan adanya fenomena ini sehingga jualan yang ditawarkan cepat laku tidak seperti bulan sebelumnya.

"Saya jualan minuman dingin dan juga panas," ucap dia.

Jualan yang ditawarkan ini memiliki harga mulai dari Rp5 ribu, jika dihitung, Adi bisa mengantongi penghasilan sekitar Rp500 ribu dalam sehari.

Tidak hanya Adi, penjual kopi lainnya yang juga mengadu nasib di kawasan tersebut, Rafli mengakui hal yang sama seperti yang dialami oleh Adi.

(dwia/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT