DJ Joice Pesta Sabu di Kemang, Pemasok Narkoba Diburu Polisi

ADVERTISEMENT

DJ Joice Pesta Sabu di Kemang, Pemasok Narkoba Diburu Polisi

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 15:41 WIB
DJ Joice bersama ketiga rekan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Dia mengaku menggunakan sabu sejak 2018 untuk kepuasan. (Karin NS/detikcom)
DJ Joice bersama ketiga rekan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Dia mengaku menggunakan sabu sejak 2018 untuk kepuasan. (Karin NS/detikcom)
Jakarta -

Disk jockey (DJ) Joice ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penyalahgunaan narkoba dan psikotropika. Polisi akan memburu pemasok barang haram kepada DJ Joice dan ketiga temannya tersebut.

"Pastinya, kita akan tindak lanjuti hingga ke pemasok tersebut," kata Wakasat Narkoba Polres Jaksel AKP Billy Gustiano Barman di kantornya, Jl Wijaya I, Jaksel, Selasa (28/6/2022).

DJ bernama asli Anisa Choerunnisa ini ditangkap bersama ketiga rekannya di sebuah rumah kos di Jalan Kemang Utara, Mampang Prapatan, Jaksel. Ketiga rekan DJ Joice itu ialah pria berinisial IS (26) serta 2 perempuan berinisial FA (31) dan N (26).

Di lokasi tersebut, Joice didapati tengah mengkonsumsi sabu bersama ketiga orang lainnya. Para tersangka mengaku membeli sabu dari pemasok di Jakarta Timur (Jaktim).

"Dia beli di Jaktim," kata dia.

Kepada polisi, Joice juga mengaku sudah bertahun-tahun mengkonsumsi narkoba. Joice mengaku menggunakan sabu atas beberapa alasan.

"Menurut keterangan tersangka dia dapat ketenangan, kepuasan dan perasaan bahagia," ucap dia.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

DJ Joice Jadi Tersangka

Di lokasi penggerebekan, ditemukan barang bukti berupa dua klip sabu seberat 0,71 gram. Diduga sabu seberat 0,71 gram tersebut sisa dari barang haram yang dikonsumsi.

Selain itu, ditemukan alat isap sabu (bong) dan psikotropika berupa Tramadol dan Alprazolam.

DJ Joice bersama 3 rekannya ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba dan psikotropika. Mereka dijerat Pasal 127 UU No 35 Tahun 2009.

Berikut ini bunyi Pasal 127:

Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar

Penyidik Satres Narkoba Polres Jaksel akan melakukan asesmen terhadap keempat tersangka di BNNK Polres Jaksel yang nantinya dilakukan oleh tim TAT.

Simak video 'DJ Joice Challista yang Tertunduk Malu Saat Rilis Narkoba':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT