Wanita Mengaku Dilecehkan di Jaktim: Pelaku 6 Prajurit TNI Minta Maaf

ADVERTISEMENT

Wanita Mengaku Dilecehkan di Jaktim: Pelaku 6 Prajurit TNI Minta Maaf

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 18 Jun 2022 18:18 WIB
A young woman protects herself by hand
Ilustrasi pelecehan (Foto: dok. iStock)
Jakarta -

RF, perempuan yang mengaku dilecehkan sejumlah oknum prajurit TNI di Condet, Jakarta Timur, menyampaikan kabar terbaru terkait laporannya ke pihak TNI. Seperti diketahui, RF membagikan cerita di akun Instagramnya bahwa dia digoda sejumlah prajurit TNI di pinggir jalan saat bersama temannya.

"Masalah ini semua sudah clear, pelaku berjumlah 6 orang adalah BENAR anggota TNI dan tidak ada anggota Kopassus," kata RF kepada detikcom lewat direct message Instagram, Sabtu (18/6/2022).

RF mengatakan semua pelaku telah meminta maaf kepada dirinya dan temannya. Dia berharap sikap buka suara yang dilakukannya dapat menjadi contoh bagi perempuan lainnya yang merasa menjadi korban pelecehan.

"Semua pelaku sudah mengaku salah dan minta maaf kepada saya dan teman saya secara tertulis. Saya harap kejadian ini jadi pelajaran buat para perempuan untuk tidak takut menyuarakan kejadian pelecehan seksual baik verbal maupun fisik," terang dia.

RF belum menjelaskan secara rinci terkait kronologi penyelesaian kasusnya.

Sebelumnya, diberitakan viral unggahan Instagram Story akun seorang perempuan yang mengaku dilecehkan prajurit TNI. TNI pun bergerak untuk menyelidiki insiden ini.

Dalam unggahan tersebut, perempuan itu sedang berada di pinggir jalan dengan temannya. Dia menyadari dirinya direkam oleh pria berseragam loreng dari dalam mobil.

Seorang dari mereka memberi kode tangan yang diartikan perempuan itu sebagai meminta nomor telepon. Saat perempuan itu menghampiri mobil yang ditumpangi sejumlah pria diduga TNI sambil marah, jendela mobil ditutup dan pengemudi tancap gas.

Dalam IG Story, pemilik akun IG juga membagikan tampang sejumlah pria yang dia maksud. Dia merasa dilecehkan dan direkam pria-pria tersebut.

Dia pun menautkan akun IG @tni_angkatan_darat dan @info_tni_ad.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Heboh Pelecehan Seksual Perwira Polisi, Polri: Tindak Tegas!':

[Gambas:Video 20detik]



Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan pihaknya akan mempelajari cerita yang viral tersebut. Dia akan berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Terkait dengan cuitan salah satu akun Twitter @txtdariorangberseragam tentang tindakan 'catcalling' yang diduga dilakukan oleh oknum TNI AD terhadap seorang wanita (waktu dan tempat tidak diketahui). Kami dari pihak TNI AD akan mempelajari kasus tersebut berkoordinasi dengan pihak terkait," jelas Tatang dalam keterangan tertulis.

Dia menegaskan akan bertindak sesuai aturan hukum yang berlaku jika menemukan adanya bukti pelanggaran hukum atau unsur pidana dalam kejadian ini.

"Apabila terbukti ada pelanggaran hukum atau unsur pidana dan terbukti dilakukan oleh oknum TNI AD, TNI AD akan ambil tindakan sesuai dengan aturan/ketentuan hukum yang berlaku," pungkas Tatang.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga angkat bicara perihal viral perempuan yang mengaku mengalami pelecehan dari sejumlah pria yang diduga prajurit TNI. Andika memastikan akan menelusuri peristiwa tersebut.

"Saya akan telusuri insiden ini," kata Andika kepada detikcom, kemarin sore.

(aud/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT