ADVERTISEMENT

KSAL Minta Oknum Perwira Peras Kapal Asing Rp 5,4 M Ditunjukkan

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Senin, 13 Jun 2022 13:02 WIB
KSAL Yudo Margono
KSAL Yudo Margono (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)

Diberitakan sebelumnya, oknum perwira TNI Angkatan Laut (AL) disebut meminta sejumlah uang imbalan agar kapal tanker minyak asing yang ditangkap dapat dilepaskan. Disebut, si perwira meminta USD 375 ribu atau sekitar Rp 5,4 miliar.

Dilansir Reuters, Kamis (9/6/2022), sebuah kapal tanker minyak ditahan aparat pada pekan lalu karena berlabuh secara ilegal di perairan Indonesia, lepas pantai Singapura.

Disebutkan kapal tanker Nord Joy dikuasai personel bersenjata dari TNI AL pada 30 Mei lalu. Dua sumber menyebut penangkapan terjadi saat kapal berlabuh di perairan Indonesia di sebelah timur Selat Singapura, yang merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

Synergy Group, perusahaan yang berbasis di Singapura yang mengelola Nord Joy, tidak menanggapi isu ini. Synergy dalam pernyataannya kepada Reuters mengatakan Nord Joy berlabuh di posisi yang dianggap bersih dari perairan teritorial Indonesia pada 26 Mei dan pada 30 Mei. TNI AL lalu menaiki kapal yang diduga berada di dalam wilayahnya.

Synergy mengatakan sedang bekerja dengan angkatan laut, pengacara, dan agen lokal untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Menanggapi informasi adanya perwira TNI AL yang meminta Rp 5,4 miliar, Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) AL Laksamana Pertama Julius Widjojono mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan internal. Julius meminta agar para pihak melemparkan dugaan suap itu membantu pembuktian dengan menyebut nama atau inisial oknum TNI AL yang dimaksud.

"Sudah melakukan penyelidikan internal atau, jika mau mudahnya, berikan nama oknum tersebut, kami sangat berterima kasih," tutur Julius.


(rak/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT