ADVERTISEMENT

4 Kabar Terbaru Kasus Pengeroyokan Rico Valentino-Putra Siregar

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 29 Apr 2022 04:01 WIB
Polisi menetapkan bos PStore, Putra Siregar, dan artis Rico Valentino sebagai tersangka karena pengeroyokan kepada warga berinisial N. Putra Siregar dan artis Rico kini sudah ditahan.
Bos PStore Putra Siregar dan Rico Valentino menjadi tersangka pengeroyokan (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Penyidikan kasus pengeroyokan dengan tersangka bos PStore, Putra Siregar, dan artis Rico Valentino, masih berlanjut. Sejumlah fakta baru terungkap dalam penyidikan kasus tersebut.

Terbaru, polisi mengungkapkan bahwa Rico Valentino juga menjadi korban pengeroyokan di lokasi yang sama, kafe Kode, Jakarta Selatan. Rico telah melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Beirkut fakta-fakta terbaru terkait kasus pengeroyokan yang melibatkan Putra Siregar dan Rico Valentino yang kami rangkum sebagai berikut:


1) Rico Valentino Juga Jadi Korban Pengeroyokan

Polisi mengungkapkan ada dua peristiwa terkait artis Rico Valentino di kafe Kode, Jakarta Selatan. Selain Rico Valentino dan Putra Siregar sebagai tersangka di kasus pengeroyokan terhadap Nur Alamsyah, ternyata Rico Valentino juga menjadi korban pengeroyokan di luar kafe.

"Dua peristiwa itu dua-duanya sudah dilaporkan ke kita dan kita saat ini sedang melakukan proses terhadap dua laporan tersebut," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto saat dihubungi wartawan, Rabu (27/4/2022).

Budhi menjelaskan kasus pertama adalah peristiwa pengeroyokan di dalam kafe, di mana Rico Valentino dan Putra Siregar sudah ditetapkan sebagai tersangka. Di kasus ini, korban pengeroyokan adalah Nur Alamsyah.

"Jadi karena di TKP pertama itu di dalam kafe cukup banyak saksi yang akhirnya berkembang yang harus kita lakukan pemeriksaan dari kemarin mungkin ada saksi CC (Chandrika Chika) dan berkembang ke saksi N (Nabila) dan sebagaiya. Itu kan memang proses pada saat yang kita ketahui, termasuk dalam rekaman cctv kita miliki memang saat itu memang cukup ramai di kafe tersebut," paparnya.

Peristiwa kedua yakni terjadi di luar kafe. Di kasus ini Rico Valentino adalah korbannya dan telah melaporkan ke polisi.

"Yang kedua adalah peristiwa di luar kafe, ini nggak banyak orang yang terlibat di situ. Ini pun sedang kita lakukan proses terhadap peristiwa tersebut," katanya.


2) Polisi Sebut Pengeroyok Rico Bukan Nur Alamsyah

Kombes Budhi mengatakan pelaku pengeroyokan terhadap Rico Valentino ini tidak ada kaitannya dengan Nur Alamsyah. Budhi mengatakan Rico Valentino dikeroyok oleh orang yang berbeda.

"Beda. Ini orang yang berbeda dengan peristiwa pertama. Tapi, memang orang yang dipukul (Nur Alamsyah) ini awalnya ada di dalam kafe tapi beda meja, beda grup," jelasnya.

Menurut Budhi, pelaku pengeroyokan terhadap Rico Valentino ini bukan Nur Alamsyah. Budhi juga membantah keterangan ibunda Rico Valentino yang menyebutkan bahwa Rico sebagai korban tetapi malah ditahan polisi.

"Bukan. Nah setelah dia mukul orang itu, ya kawan-kawannya yang dipukul enggak terima, akhirnya mukulin RV, itu kejadiannya. Makanya kalau dari pihak istri PS maupun ibu RV mengatakan bahwa RV jadi korban pemukulan dan ditahan itu enggak benar. Jadi ada dua peristiwa yang berbeda di malam itu, waktunya juga berbeda," imbuhnya.

Baca di halaman selanjutnya: pemicu Rico dikeroyok versi polisi.


3) Pemicu Rico Dikeroyok Versi Polisi

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi mengatakan pengeroyokan terhadap Rico Valentino terjadi di luar kafe, setelah Rico dan Putra Siregar mengeroyok Nur Alamsyah. Menurut Budhi, setelah Nur Alamsyah keluar kafe, Rico Valentino juga keluar dari kafe namun masih dalam kondisi mabuk berat.

"RV itu keluar itu kan dia dalam kondisi mabuk, kan berbicara ngaco ke mana-mana. Keterangan saksi ada yang mendengar dia ngomong, 'Selama ada PS, saya nggak takutlah, saya nggak takut sama siapa-siapa'," jelas Budhi.

"Nah, itu jadi perhatian orang yang ada di luar. Nah, orang yang ada di luar, karena dia ngomong begitu, kan refleks pada lihat ke dia. Nah, dia merasa diliatin orang, nggak suka, 'Kenapa kamu lihat-lihat?'. Nah, langsung RV ini mukul. Jadi RV ini mukul lagi di luar," sambungnya.


4) Kesaksian Perempuan Bernama Nabila


Sosok perempuan inisial N ini adalah Nabila. Nabila memberikan keterangannya sebagai saksi di kasus pengeroyokan Putra Siregar dan Rico Valentino, pada Selasa (26/4).

Dalam pemeriksaan tersebut, Nabila mengungkapkan kesaksiannya di kasus pengeroyokan terhadap korban, Nur Alamsyah. Nabila datang ke kafe Kode, Jakarta Selatan, menghadiri pesta perpisahan temannya yang akan ke luar negeri.

"Nabila diajak ke TKP oleh Arya (temannya)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit saat dihubungi, Rabu (27/4/2022).

Sesampai Nabila di TKP, Ridwan mengatakan, sudah ada kelompok korban di sana. Posisi meja Nabila bersebelahan dengan meja korban, Nur Alamsyah.

"Saat sampai di TKP, sudah ada kelompok korban. Saat Nabila bertemu dan mengobrol dengan Chika, saat itu posisinya dekat dari table korban," kata Ridwan.

Menurut Nabila kepada polisi, Rico datang sevara tiba-tiba mendekat dan menabrak tubuh Nabila. Sontak Nabila teriak kemudian ditanya oleh korban.

"Tiba-tiba datang Rico mendekati Nabila dan menabrak badan Nabila, Nabila teriak 'woi', kemudian korban datang dan menanyakan 'kenapa Bil?'," kata Ridwan.

Menurut Ridwan, Nabila tidak mengetahui alasan Rico dan teman-temannya melakukan pengeroyokan tersebut. Hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

"Menurut Nabila, dia tidak tahu apa yang melatarbelakangi sehingga Rico dan kawan-kawan melakukan pengeroyokan tersebut," tutur Ridwan.

(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT