Penuhi Panggilan Komnas HAM, Densus Jelaskan Peranan-Penembakan dr Sunardi

ADVERTISEMENT

Penuhi Panggilan Komnas HAM, Densus Jelaskan Peranan-Penembakan dr Sunardi

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 15 Mar 2022 19:21 WIB
Tim Densus 88 penuhi panggilan Komnas HAM soal kasus dokter Sunardi
Tim Densus 88 memenuhi panggilan Komnas HAM terkait tersangka teroris dr Sunardi. (Azhar Ramadhan/detikcom)

Sebelumnya, dokter Sunardi (54) tewas ditembak Densus 88 di Sukoharjo, Jawa Tengah, dalam penangkapan. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut Sunardi telah berstatus tersangka sebelum ditangkap.

"Sebelum dilakukan penangkapan, status Saudara SU adalah tersangka tindak pidana terorisme, bukan terduga," kata Karo Pemas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers daring, Jumat (11/3).

Ahmad Ramadhan menjelaskan rentetan kejadian yang menyebabkan tersangka teroris Sunardi tewas di tempat. Penangkapan tersebut terjadi di daerah Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Rabu (9/11), pukul 21.15 WIB.

"Penangkapan terhadap tersangka tindak pidana terorisme dilakukan pada hari Rabu, tanggal 9 Maret 2022, pukul 21.15 waktu setempat, yang dilakukan oleh Densus 88 Antiteror Polri di Jl Bekonang, Sukoharjo, terhadap satu tersangka atas nama SU, 54 tahun, warga Sukoharjo," jelasnya.

Dia menerangkan, pada saat penangkapan itu, polisi telah memperkenalkan diri dan bermaksud untuk menahannya. Lantas Sunardi tidak langsung memberhentikan kendaraannya.

"Saat penangkapan, petugas mencoba menghentikan kendaraan yang dikemudikan tersangka. Dan petugas sudah memperkenalkan diri serta menyatakan maksud dan tujuan," tutur Ramadhan.

Tetapi saat itu Sunardi melakukan perlawanan secara agresif kepada polisi yang hendak menangkapnya. Dia mencoba menabrakkan mobilnya ke arah polisi yang mencoba menghentikannya.

"Mengetahui mobilnya dihentikan oleh petugas, Tersangka melakukan perlawanan dengan agresif dengan menabrakkan mobilnya ke arah petugas yang sedang menghentikan tersangka," ujarnya.


(azh/zak)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT