ADVERTISEMENT

BMKG Catat 32 Kali Gempa Susulan Pascagempa M 6,6 Banten

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 15 Jan 2022 12:47 WIB
Ilustrasi gempa bumi (iStock)
Ilustrasi gempa bumi (iStock)
Jakarta -

BMKG mencatat ada 32 kali gempa susulan yang terjadi di Banten sejak gempa magnitudo (M) 6,6 kemarin. Gempa susulan paling besar adalah M 5,7.

"Data saya itu menunjukkan gempa susulan sejak kemarin siang itu sudah 32 kali, itu paling gede itu M 5,7, paling kecil M 2,5," kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono saat dihubungi detikcom, Sabtu (15/1/2022).

Daryono mengatakan gempa ini termasuk salah satu dari megathrust Selat Sunda. "Ya, termasuk," katanya.

Daryono mengatakan pihaknya selalu berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Dia juga mengatakan BMKG dan pihak terkait terus melakukan upaya mitigasi.

"Ya, selalu, kita selalu koordinasi dengan kabupaten, provinsi, kota, untuk upaya mitigasi ini. Dan kita sudah banyak kegiatan yang kita lakukan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan M 6,7, yang kemudian diperbarui menjadi M 6,6, di Banten mengguncang Jakarta hingga Lampung. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan tidak adanya indikasi kenaikan permukaan air laut imbas gempa tersebut.

"Berdasarkan data monitoring kami, ada tide gauge, kemudian ada juga buoy (sistem peringatan tsunami) BPPT, di situ tidak ada indikasi kenaikan air muka laut," kata Dwikorita dalam konferensi pers virtual, Jumat (14/1).

Dwikorita mengatakan tidak adanya kenaikan permukaan air laut itu juga disaksikan langsung oleh Kepala Stasiun Geofisika Tangerang, yang saat itu melakukan pengawasan.

"Kepala Stasiun Geofisika Tangerang juga di sana, melaporkan tidak terjadi kenaikan muka air laut," ungkapnya.

Karena itu, menurut Dwikorita, prediksi bahwa gempa M 6,6 yang berpusat di 52 km arah barat daya dari Sumur, Banten, ini tidak menimbulkan potensi tsunami benar adanya.

"Jadi prediksi tidak berpotensi tsunami tampaknya terverifikasi tidak terjadi tsunami," tutur Dwikorita.

Sebelumnya, gempa M 6,6 itu terjadi pada pukul 16.05 WIB. Episenter gempa adalah 7,01 LS dan 105,26 BT. Pusat gempa 52 km arah barat daya dari Sumur, Banten, dengan kedalaman 10 km.

Gempa ini kuat dirasakan di sejumlah wilayah. Wilayah-wilayah tersebut Jakarta, Tangerang, Bandung, hingga Lampung.

(azh/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT