Vaksinasi Booster 12 Januari, Simak 5 Pernyataan Pemerintah

ADVERTISEMENT

Vaksinasi Booster 12 Januari, Simak 5 Pernyataan Pemerintah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Jan 2022 16:00 WIB
Doctors wearing PPE uniforms white gloves are inoculating the arm muscles to prevent COVID 19.
Vaksinasi Booster 12 Januari, Simak 5 Pernyataan Pemerintah - ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Worayuth Kamonsuwan)
Jakarta -

Vaksinasi booster 12 Januari 2022 akan segera dimulai. Vaksinasi booster hanya akan diberikan kepada orang dewasa dengan kriteria tertentu.

Sasaran vaksinasi booster tersebut telah ditetapkan oleh WHO. Berikut sejumlah pernyataan pemerintah terkait vaksinasi booster mendatang.

Vaksinasi Booster 12 Januari 2022 Dimulai

Vaksinasi booster 12 Januari 2022 akan dimulai. Hal tersebut dibenarkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

"Saya ingin meng-update,vaksinasi booster sudah diputuskan oleh Bapak Presiden akan jalan tanggal 12 Januari, ini diberikan ke golongan dewasa di atas 18 tahun sesuai rekomendasi WHO," kata Budi dalam jumpa pers, Senin (3/1/2022).

Vaksinasi Booster 12 Januari: Hanya Diberikan untuk Orang Dewasa

Budi menyampaikan ada 244 kabupaten/kota yang memenuhi kriteria vaksinasi booster. Data per Januari ini menyatakan ada sekitar 21 juta penduduk yang masuk kategori penerima vaksin booster.

Orang dewasa yang diizinkan mendapat vaksinasi booster harus memenuhi beberapa kriteria. Berikut berbagai kriteria yang dimaksud.

  1. Berusia di atas 18 tahun
  2. Sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap, dengan jangka waktu lebih dari 6 bulan
  3. Berada di kabupaten/kota yang sudah memenuhi kriteria vaksinasi, yaitu:
    a. 70 persen vaksinasi pertama
    b. 60 persen vaksinasi kedua

Vaksinasi Booster 12 Januari: Jenis yang Akan Diberikan

Budi menjelaskan bahwa pihaknya belum memutuskan terkait jenis vaksin booster yang akan diberikan. Pihak Kemenkes masih menunggu rekomendasi ITAGI dan BPOM. Di samping itu, disampaikan juga ada sebagian warga yang akan menerima vaksin booster dengan jenis vaksin sama dan ada pula yang berbeda.

"Dan jenis booster-nya nanti akan kita tentukan, ada yang homolog atau jenisnya sama, ada yang heterolog, jenis vaksinnya berbeda. Ya mudah-mudahan nanti akan segera bisa diputuskan tanggal 10 sudah keluar rekomendasi ITAGI dan BPOM," kata Budi.

Informasi lain terkait vaksinasi booster 12 Januari dapat dilihat di halaman selanjutnya.

Vaksinasi Booster 12 Januari: Kisaran Biaya Vaksin Booster

Melansir dari situs Kemenkes, vaksinasi booster ada yang berbayar dan diberikan secara gratis. Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, tarif vaksinasi booster di Indonesia belum ditetapkan pemerintah.

"Belum ada biaya resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah," katanya di Jakarta, Selasa (4/1/2022).

Vaksin mandiri dapat dibiayai secara perorangan atau melalui badan usaha. Vaksinasi dilakukan di RS BUMN, RS swasta, maupun klinik swasta. Selain itu, pemberian vaksin booster diprioritaskan untuk tenaga kesehatan dan sejumlah orang seperti:

  • Peserta BPJS Kesehatan
    a. Kelompok PBI
    b. Kelompok komorbid immunocompromised
    c. Kelompok rentan lainnya.

Vaksinasi Booster 12 Januari: Tidak Ada KIPI Pada Penerima Vaksin

Juru bicara Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito, menjelaskan bahwa hasil uji klinis menunjukkan tidak ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) berat kepada penerima suntikan vaksin COVID-19 ketiga alias booster.

"Sejauh ini, telah dilakukan uji klinis booster vaksin dan ditemukan tidak ada indikasi KIPI berat pada subjek penelitian, dan direkomendasikan rentang antara penyuntikan dosis kedua dan ketiga minimal 6 bulan setelahnya," jelas Wiku dalam siaran pers di YouTube BNPB, Selasa (4/1/2022).

(izt/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT