Operasi Lilin 2021: Gangguan Kamtibmas Turun-Kendaraan Masuk DKI Naik 12,8%

Mulia Budi - detikNews
Senin, 03 Jan 2022 16:09 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko
Kombes Trunoyudo (Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Jakarta -

Polri telah selesai melakukan operasi lilin 2021 untuk mengamankan momen Natal dan tahun baru yang digelar dari 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Hasilnya, gangguan kamtibmas turun 91 perkara hingga kendaraan masuk ke DKI Jakarta dilaporkan meningkat 12,8 persen.

"Kemudian terkait dengan perkembangan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam tren jumlah gangguan Kamtibmas yang ada, ini menunjukkan pada tanggal 2 dibandingkan dengan tanggal 1 Januari 2022 ada tren penurunan sebanyak 91 perkara," ujar Analis Kebijakan Madya Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Senin (3/1/2022).

Trunoyudo mengatakan situasi di seluruh jajaran Polda masih dalam keadaan terkendali. Sementara itu, tren kejahatan diwarnai oleh aksi pencurian, penganiayaan, hingga penggelapan.

"Artinya situasi masih dalam keadaan terkendali. Adapun tren-tren kejahatannya masih mewarnai seperti pencurian, kemudian juga pencurian kendaraan bermotor dan juga penggelapan serta penganiayaan. Untuk situasi perkembangan di dalam seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia di Polda-Polda kita melihat juga masih secara dinamika situasi masih terkendali dan aman," ujar Trunoyudo.

Operasi Lilin yang telah digelar dari 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 berjalan aman. Disebutkan Trunoyudo, masyarakat diimbau tidak lengah meski tren COVID-19 menurun.

"Pertama operasi lilin pada saat perayaan Natal dan tahun baru sudah berjalan dengan aman, baik, dan lancar. Tentunya ini menjadi suatu ukuran dalam hal bagaimana operasi kepolisian dalam misi kemanusiaan berjalan dengan baik dan tidak terlepas dari kolaborasi kerjasama dan juga partisipasi masyarakat luas," tutur Trunoyudo.

"Mengacu pada kegiatan operasi lilin tahun 2021, tentu tidak terlepas apa yang menjadi konsentrasi bapak Presiden Republik Indonesia, yaitu jangan sampai yang pertama adanya kelengahan walaupun melihat tren COVID-19 ini cenderung menurun," imbuhnya.

Kendaraan Masuk DKI Jakarta Naik 12,8%

Sementara itu, Polri juga melaporkan jumlah kendaraan yang masuk DKI Jakarta naik 12,8 persen setelah tahun baru 2022. Sebanyak 197.850 kendaraan tercatat memasuki wilayah Jakarta di empat gerbang tol (GT) utama pada 2 Januari 2022.

"Total empat GT Utama (Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa) total 197.850 kendaraan (masuk Jakarta), naik 12,8 persen terhadap normal (175.415 kendaraan)," tulis Pelaksana Tugas (Plt) Kabagops Korlantas Polri Kombes Dodi Darjanto.

Selanjutnya, jumlah kendaraan keluar Jakarta juga mengalami kenaikan setelah tahun baru 2022. Sebanyak 128.658 kendaraan tercatat meninggalkan Jakarta atau naik 2,6 persen pada 2 Januari 2022.

"Total empat GT utama (Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa) total 128.658 kendaraan (keluar Jakarta) naik 2,6 persen terhadap normal 127.594 kendaraan)," kata Darjanto.

Sementara itu, jumlah kendaraan belum kembali ke Jakarta sebanyak 44.958 kendaraan. Jumlah itu terhitung sejak pelaksanaan operasi lilin 2021, yaitu 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

(maa/maa)