HAB Kemenag Tanggal Berapa? Ini Logo-Rangkaian Kegiatannya

ADVERTISEMENT

HAB Kemenag Tanggal Berapa? Ini Logo-Rangkaian Kegiatannya

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 17:14 WIB
HAB Kemenag Tanggal Berapa? Ini Logo-Rangkaian Kegiatannya
HAB Kemenag Tanggal Berapa? Ini Logo-Rangkaian Kegiatannya (Foto: Kemenag)
Jakarta -

HAB Kemenag tanggal berapa mulai dicari tahu. Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama tahun 2022 mendatang menginjak tahun ke 76.

HAB juga disebut sebagai hari lahir Kementerian Agama (Kemenag). Lalu kapan HAB Kemenag dirayakan? bagaimana kegiatan perayaannya? simak ulasannya berikut ini.

HAB Kemenag Tanggal Berapa: 3 Januari 2022

HAB Kemenag jatuh pada 3 Januari 2022 mendatang. Di tahun 2022, Kemenag merayakan Hari Amal Bhakti ke-76.

Perayaan HAB ke-76 Kemenag RI diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 31 Tahun 2021 Tentang Hari Amal Bhakti (HAB) ke-76 Kementerian Agama RI Tahun 2022. SE tersebut ditujukan kepada seluruh satuan kerja pusat dan daerah.

HAB Kemenag Tanggal Berapa: Logo dan Tagline

Dalam rangka pelaksanaan HAB Kemenag RI ke-76 Tahun 2022, dibuat logo dan tagline khusus. Adapun berikut tagline dan logonya:

  • Tagline: Transformasi Layanan Umat
  • Logo:

Logo Hari Amal Bhakti Kemenag ke-76Logo Hari Amal Bhakti Kemenag ke-76 Foto: Kemenag


HAB Kemenag Tanggal Berapa: Rangkaian Kegiatan

Merujuk pada SE No 31 Tahun 2021 tentang HAB Kemenag, berikut rangkaian kegiatan yang akan dilakukan:

Upacara HAB

  • Dimulai pada Senin, 3 Januari 2022 pukul 07.30 waktu setempat di seluruh satuan kerja Kementerian Agama pusat dan daerah.
  • Pakaian:
    - Pria: kemeja putih dan celana hitam
    - Wanita: atasan putih, bawahan hitam dan berkerudung putih (bagi muslimah).

Di Satker Daerah, kegiatan HAB ke-76 diisi dengan sejumlah kegiatan berikut:

  • Ziarah ke makam Pahlawan dan Para Pendahulu Kementerian Agama oleh seluruh Kanwil dan Perguruan Tinggi Keagamaan
  • Bhakti Sosial dengan melakukan santunan anak yatim piatu dan donor darah kerja sama dengan DWP dan Palang Merah Indonesia
  • Kegiatan Olahraga
  • Malam tasyakuran HAB ke-76

"Pelaksanaan kegiatan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing satuan kerja dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan ketat dan prinsip-prinsip kesederhanaan dan kekhidmatan," demikian yang tertulis di SE HAB Ke-76.

Kini HAB Kemenag tanggal berapa sudah diketahui yaitu tanggal 3 Januari 2022. Lalu bagaimana awal mula pembentukan Kemenag RI? simak di halaman selanjutnya.

Sejarah Pembentukan Kemenag RI

Melansir dari situs resminya, pembentukan Kementerian Agama diusulkan pertama kali oleh Muhammad Yamin, saat Rapat Besar (Sidang) Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 11 Juli 1945. Saat itu, Muhammad Yamin mengusulkan perlunya pemerintah membentuk kementerian istimewa yang berhubungan dengan agama.

"Tidak cukuplah jaminan kepada agama Islam dengan Mahkamah Tinggi saja, melainkan agama Islam tersendiri. Pendek kata menurut kehendak rakyat, bahwa urusan agama Islam yang berhubungan dengan pendirian Islam, wakaf dan masjid dan penyiaran harus diurus oleh kementerian yang istimewa, yaitu yang kita namai Kementerian Agama," ucap Yamin.

Sayangnya usulan tersebut terhambat. Pada 19 Agustus 1945 saat sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), anggota PPKI tidak sepakat dengan usulan pembentukan Kementerian Agama.

Pada 25-27 November 1945 dilaksanakan sidang Pleno Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Usulan pembentukan kembali disampaikan dalam sidang pleno yang dipimpin Ketua KNIP Sutan Sjahrir dan 224 anggota lainnya.

Sidang pleno kala itu membicarakan laporan Badan Pekerja (BP) KNIP, pemilihan keanggotaan/ketua/wakil ketua BP KNIP baru dan mengenai jalannya pemerintahan.

Dalam sidang, 3 utusan Komite Nasional Indonesia Daerah Keresidenan Banyumas kembali mengusulkan pembentukan Kementerian Agama. Mereka adalah K.H. Abu Dardiri, K.H.M Saleh Suaidy dan M. Sukoso Wirjosaputro.

"Supaya dalam negeri Indonesia yang sudah merdeka ini janganlah hendaknya urusan agama hanya disambilkan kepada Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan saja, tetapi hendaklah Kementerian Agama yang khusus dan tersendiri," demikian ucap Saleh Suaidy selaku juru bicara KNI Banyumas.

Anggota KNIP, khususnya dari partai Masyumi mendukung usulan tersebut. Sejumlah orang yang mendukung seperti: Mohammad Natsir, Dr. Muwardi, Dr. Marzuki Mahdi, dan M. Kartosudarmo

Usulan tersebut diterima secara aklamasi saat sidang KNIP. Selanjutnya, Presiden Soekarno memberi isyarat kepada Wakil Presiden Mohammad Hatta untuk membentuk Kementerian Agama melalui Penetapan Pemerintah No 1/S.D. tanggal 3 Januari 1946 (29 Muharram 1365 H). Pembentukan Kemenag dilakukan dalam Kabinet Sjahrir II.

Presiden Soekarno menunjuk Haji Mohammad Rasjidi sebagai Menteri Agama RI pertama dan memberitakan berdirinya Kementerian Agama melalui siaran Radio Republik Indonesia.

Sehari setelah pembentukan Kementerian Agama, Rasjidi dalam pidato yang disiarkan oleh RRI Yogyakarta menegaskan bahwa berdirinya Kementerian Agama adalah untuk memelihara dan menjamin kepentingan agama serta pemeluk-pemeluknya.

(izt/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT