Kejaksaan Tangkap Buron Kasus Korupsi Rp 312,4 Juta di Kalbar

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 21 Des 2021 18:42 WIB
Kejati Kalbar menangkap buronan kasus korupsi pembangunan jalan Rp 312,4 Juta di Kabupaten Pontianak, Marolop Sijabat.
Kejati Kalbar menangkap buron kasus korupsi pembangunan jalan Rp 312,4 Juta di Kabupaten Pontianak, Marolop Sijabat. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) menangkap buron kasus korupsi pembangunan jalan Rp 312,4 juta di Kabupaten Pontianak bernama Marolop Sijabat. Marolop ditangkap di daerah Kubu Raya, Kalimantan Barat.

"Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat berhasil mengamankan buronan tindak pidana korupsi peningkatan jalan simpang empat sungai raya dalam, Desa Pasar Punggur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Pontianak, Tahun Anggaran 2007," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Selasa (21/12/2021).

Leonard mengatakan terpidana Marolop Sijabat ditangkap di Jalan Sungai Raya Dalam, Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sei Kakap, Kubu Raya. Sebelumnya, jaksa telah memanggil Marolop untuk dieksekusi, tetapi Marolop tidak datang hingga akhirnya melarikan diri dan ditetapkan sebagai DPO.

"Setelah dilakukan pemantauan dan dipastikan keberadaannya, Tim Tabur langsung bergerak cepat melakukan pengamanan terhadap Terpidana," katanya.

Setelah ditangkap, terpidana Marolop Sijabat dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat. Selanjutnya terpidana Marolop dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Mempawah ke Lapas Kota Pontianak, Kalimatan Barat.

Dalam kasus ini, terpidana Marolop Sijabat selaku Direktur PT Tani Tirta merupakan kontraktor pekerjaan Peningkatan Jalan Simpang Empat Sungai Raya Dalam, Desa Pasar Punggur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Pontianak, Tahun Anggaran 2007.

Namun, dalam melaksanakan pekerjaannya, terpidana Marolop tidak melaksanakan pekerjaan sesuai dengan item-item dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagaimana dalam kontrak kerja, tetapi dalam laporan kemajuan pekerjaan dibuat 100% sesuai dengan RAB. Perbuatannya mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 312.488.497,20 (Rp 312 juta).

Marolop dieksekusi berdasarkan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1443 K/Pid.Sus/2010 tanggal 2 November 2010. Terpidana Marolop Sijabat dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana ketentuan Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Marolop divonis 1 tahun dan denda sebesar Rp 50.000.000 subsider 3 bulan kurungan, serta uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 312.488.497,20 subsider 1 tahun penjara.

Lihat juga video 'Buron Korupsi Dana Rehabilitasi Gempa Bantul 2006 Tertangkap!':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/dwia)