ADVERTISEMENT

Jasad Diduga Penumpang Mobil Masuk Jurang di Sumut Ditemukan di Sungai Aceh

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 13 Des 2021 23:27 WIB
Ilustrasi Kecelakaan
Foto ilustrasi kecelakaan. (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Banda Aceh -

Satu jenazah ditemukan di Sungai Lae Kombih di sekitar lokasi pemandian Sikelang, Desa Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Aceh. Mayat tersebut diduga penumpang mobil yang masuk ke jurang di Sumatera Utara dan dinyatakan hilang misterius.

Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono mengatakan penemuan mayat tersebut berawal dari upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan dengan menyisir sekitar lokasi. Tak lama berselang, petugas mendengar teriakan seorang warga yang menyebut di dalam sungai ada mayat.

"Kondisi saat itu hujan deras dan arus sungai juga deras. Warga melihat di sungai ada mayat terbawa arus," kata Qori saat dikonfirmasi detikcom, Senin (13/12/2021).

Operasi pencarian para korban dipimpin Qori. Menurutnya, tim BPBD Kota Subulussalam kemudian mengejar mayat tersebut menggunakan perahu karet.

Sementara itu, tim dari Polres menunggu di sekitar jembatan gantung di hilir sungai. Jenazah korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.30 WIB.

"Jenazah sudah dibawa ke RSUD Subulussalam untuk dilakukan identifikasi. Namun dari keterangan awal, jenazah berjenis kelamin perempuan, usia sekitar 25-30 tahun. Ciri-ciri khusus menggunakan kawat gigi (behel)," ujar Qori.

Sebelumnya, Mobil minibus dilaporkan terjun ke jurang di Pakpak Bharat yang berbatasan dengan Kota Subulussalam, Aceh. Penumpang mobil BL-1547-EF asal Kabupaten Aceh Barat itu dilaporkan hilang.

Dilansir dari Antara, mobil itu dilaporkan terjun ke jurang pada Minggu (12/12) pagi. Polisi kemudian turun tangan mencari para penumpang.

"Upaya pencarian penumpang masih terus dilakukan," kata Qori Wicaksono pada Minggu (12/12) siang.

Dia mengatakan minibus tersebut dilaporkan masuk jurang di kawasan Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Qori mengatakan mobil tersebut melaju dari Kota Subulussalam ke Sumatera Utara. Qori menduga sopir minibus tersebut mengantuk sehingga kendaraannya oleng ke kanan jalan dan terjun ke jurang sedalam kurang-lebih 50 meter.

Di bawah jurang itu, katanya, ada sungai yang mengalir ke Lae Kombih yang masuk wilayah hukum Polres Kota Subulussalam. Dia mengaku sudah memerintahkan jajarannya berkoordinasi dengan para kepala desa, kepala dusun serta warga di sekitar aliran sungai guna mencari keberadaan korban.

"Di lokasi kejadian ditemukan beberapa bagian dari mobil dan secarik kertas dari perusahaan travel yang menerangkan bahwa mobil tersebut berangkat Alue Bilie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya," katanya.

(agse/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT