PDIP Tepis Isu soal Akun Twitter @txtdrpemerintah Buzzer Puan Maharani

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 15:26 WIB
Politikus PDIP Alex Indra Lukman
Ketua DPD PDIP Sumatera Barat Alex Indra Lukman (Dok. pribadi)
Jakarta -

Akun Twitter @txtdrpemerintah ramai disorot karena mengunggah berita terkait Ketua DPR Puan Maharani. Netizen menyebut akun itu merupakan buzzer pendukung Puan.

Sebelumnya, akun Twitter itu diketahui mengunggah berita terkait pemerintah. Namun belakangan terakhir akun tersebut terus mengunggah berita-berita Puan.

Kecurigaan netizen pun muncul. Netizen menuding akun Twitter itu pendukung Puan.

Ketua DPD PDIP Sumatera Barat Alex Indra Lukman mengatakan tidak ada yang aneh jika suatu akun media sosial mengunggah ulang suatu postingan. Menurutnya, hal itu merupakan sikap politik pribadi masing-masing.

"Ini semuanya kan tergantung sudut pandang, kita sebagai pengguna sosial media kadang suka me-repost berita, apa yang kita repost, yang kita repost itu berita yang menurut kita baik, yang menurut kita perlu di apresiasi dan berikutnya berita yang kita anggap dengan sudut pandang negatif," kata Alex kepada wartawan, Kamis (9/12/2021).

"Ini kan terbelahnya, terkait sikap politik kita yang pro-kontra, kalau mau kemudian secara arif dan bijaksana, maka ini harus kita lihat sebagai sesuatu yang wajar terjadi, ada orang yang dengan spontanitas me-repost berita positif karena dia menganggap apresiasi, apakah kita bisa menganggap dia sebagai buzzer?" lanjut Alex.

Menurut Alex, suatu akun yang mengunggah ulang berita positif bukan berarti lantas dianggap sebagai buzzer.

"Apa sih ukuran buzzer? Apa karena dia punya follower yang banyak atau seperti apa, pembelahan seperti ini saya rasa wajar terjadi di media sosial, sehubungan dengan sikap politik kita masing-masing," ujarnya.

Alex menegaskan Puan tidak memiliki buzzer. Dia menyebut statistik kenaikan pengikut Puan berjalan normal.

"Sampai saat ini saya sebagai stafsus itu nggak punya hal-hal seperti itu, misalnya kan Mba Puan ada di IG, Twitter, kita bisa lihat, ada nggak lonjakan follower-nya, kan nggak ada, itu masih berjalan dengan normal," ujarnya.

"Kita kan bisa lihat statistiknya kan, gimana lonjakannya, kan kenaikan follower-nya itu normal, tidak drastis lah, " lanjut Alex.

(eva/zap)