Segera Disidang, Baru 1 dari 5 Anggota DPRD Labura Tersangka Narkoba Dipecat

Ahmad Fauzi Manik - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 15:19 WIB
ilustrasi narkoba
Ilustrasi narkoba (Foto: iStock)
Labura -

Kasus narkotika yang menjerat lima anggota DPRD Labuhanbatu Utara (Labura) segera masuk ke persidangan. Dari lima orang itu, baru satu yang dipecat dari DPRD Labura.

"Ya benar, sampai saat ini, selain satu yang dari Hanura itu (Pebrianto Gultom) yang lainnya belum ada PAW (pergantian antarwaktu)," kata Wakil Ketua DPRD Labura Yusrial Suprianto Pasaribu ketika dimintai konfirmasi, Kamis (9/12/2021).

Suprianto mengatakan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018, salah satu alasan memberhentikan anggota DPRD adalah tidak hadir selama 3 bulan berturut-turut.

Dia menyebut aturan itu terdapat pada pasal 99 ayat (3) huruf a. Kelima anggota DPRD Labura tersebut ditangkap polisi pada Sabtu (7/8).

"Hak DPRD melalui BKD untuk menanyakan itu. Sudah sekian bulan, tidak pernah masuk, gaji jalan terus, ya kan. Begitu kira-kira analoginya, itulah yang kita tanyakan," kata Anto.

Suprianto menyebut BKD DPRD Labura sebenarnya sudah menyampaikan permintaan PAW ke partai politik asal keempat legislator tersebut. Dia mengatakan baru PAN yang memberikan jawaban.

Dia mengatakan DPRD Labura akan menjadwalkan PAW terhadap anggota DPRD Labura dari PAN Giat Kurniawan. Prosesnya sudah berjalan.

Dia mengatakan belum ada kejelasan soal PAW tiga anggota DPRD Labura lainnya, yakni Khoirul Anwar Panjaitan (Golkar), Jainal Samosir (Hanura), dan Muhamad Ali Borkat (PPP). Khusus Ali Borkat, PPP sebenarnya sempat menyebut bakal mencopot anggota DPRD Labura itu.

"Sepertinya masalah di internal mereka," sambungnya.

Ketua Partai Golkar Labura Hendri Yanto Sitorus mengatakan Khoirul Anwar Panjaitan belum diganti dari DPRD Labura. Hendri menegaskan Khoirul segera diganti.

"Masih dalam proses DPD dan DPP," kata Hendri yang juga Bupati Labura.

Sebelumnya, lima anggota DPRD Labura yang ditangkap terkait narkoba saat karaoke di Asahan segera disidangkan. Proses penyidikan terhadap kelima anggota DPRD Labura itu telah selesai dilakukan polisi.

"Kejaksaan Negeri Asahan telah melimpahkan perkara lima anggota DPRD Labura ke Pengadilan Negeri Kisaran untuk disidangkan," kata Kasi Intelijen Kejari Asahan Josron Malau saat dimintai konfirmasi, Selasa (7/12).

Lihat juga video 'Polisi: Jeff Smith Beli 50 Lembar LSD Lewat Online Shop':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)