WN Ukraina di Bali Gasak Uang Nasabah Asal Sulsel Rp 325,6 Juta Via Skimming

Sui Suadnyana - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 14:56 WIB
Perempuan Ukraina ditangkap polisi gegara lakukan skimming dan menggasak dana nasabah bank Rp 325,6 juta. (Foto: Sui Suadnyana/detikcom)
Perempuan Ukraina ditangkap polisi gegara melakukan skimming dan menggasak dana nasabah bank Rp 325,6 juta. (Sui Suadnyana/detikcom)
Denpasar -

Seorang warga negara (WN) Ukraina berinisial BK (33) diringkus oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali. Perempuan itu ditangkap lantaran melakukan skimming dan menggasak uang nasabah bank Rp 325,6 juta.

"Pelaku secara ilegal dan tanpa hak melakukan penarikan dengan cara transfer dan payment milik para nasabah bank ke virtual account OY," kata Direskrimum Polda Bali Kombes Ary Satryan dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).

"Kartu magnetik yang digunakan oleh pelaku didapatnya dari seseorang berinisial Mr MX. Dari dua nasabah yang sudah melapor, korban mengalami kerugian sebesar Rp 325,6 juta," tambah Ary.

Peristiwa ini bermula pada Kamis (1/12), ketika dua nasabah bank yang berada di Sulawesi Selatan (Sulsel) atas nama Nur Hayati dan Marda merasa ada yang janggal dengan saldo tabungannya. Kedua nasabah tersebut melapor bahwa mereka tidak melakukan transaksi, namun saldo pada rekening tabungannya berkurang.

Berdasarkan laporan nasabah tersebut, pihak bank melakukan pengecekan closed-circuit television (CCTV) dan menganalisis data transaksi yang dilaporkan nasabah. Akhirnya ditemukan transaksi mencurigakan di rekening nasabah yang dilakukan di Bali.

Tim mengecek CCTV pada ATM tersebut, diketahui pada jam yang sesuai dengan transaksi yang dilaporkan oleh nasabah terekam seseorang dengan menggunakan helm warna kuning dan jas hujan warna hijau muda sedang melakukan transaksi pada ATM tersebut.

"Dari postur tubuh orang yang melakukan transaksi jauh berbeda dengan nasabah atas nama Nur Hayati dan Marda," jelas Ary.

Polisi menerima laporan tindak kejahatan tersebut dengan nomor LP/B/495/XII/2021/SPKT/POLDA BALI. Berdasarkan laporan itu, Tim Reserse Mobile (Resmob) Dirreskrimum melakukan penyelidikan dan analisis CCTV.

Setelah itu, Tim Resmob kemudian menelusuri alur perjalanan dari lokasi ATM tempat pelaku menguras uang nasabah bank sampai ke tempat tinggalnya di sebuah vila di Jalan Toyaning II Kabupaten Badung.

"Pelaku diamankan di vila di Jalan Toyaning II Kabupaten Badung. Pelaku mengakui melakukan perbuatannya. Dari 40 kartu magnetik, sudah digunakan transaksi transfer lebih dari 15 kali," ungkapnya.

Dalam melakukan aksinya, WN Ukraina tersebut kerap berganti pakaian, helm, maupun jas hujan yang digunakan. Bahkan, saat beraksi, pelaku kerap menggunakan rambut palsu.

"Nah BK ini tidak mengambil secara tunai, dan dia mengambil ya selalu berganti-ganti pakaian juga. Ini BB helmnya, berganti-ganti di setiap ATM dia berganti helm, berganti baju untuk mengelabui supaya tidak ketahuan. Pakai helm warna kuning, warna merah, warna hitam, jaketnya juga berubah-ubah, itu dilakukan oleh Ibu BK," kata dia.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.