Walkot Makassar Minta Warga Atasi Banjir Bikin Rumah 2 Lantai: Untuk Mitigasi

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 12:04 WIB
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto
Foto: Wali Kota Makassar Danny Pomanto. (Hermawan Mappiwali/detikcom)
Makassar -

Wali Kota Makassar Ramdhan 'Danny' Pomanto buka suara terkait penjelasannya meminta warga membangun rumah 2 lantai sebagai mitigasi bencana banjir. Danny pun menyebut pernyataannya itu hanya sekadar imbauan sehingga tak ada yang keliru.

"Jadi konteksnya mitigasi, jadi lantai 2 itu selalu disiapkan kalau ada banjir. Mitigasi namanya," kata Danny kepada detikcom, Kamis (9/12/2021).

Danny menjelaskan, pernyataannya tersebut dilontarkan saat meninjau salah satu lokasi bajir di kawasan Toa Daeng, Makassar, pada Rabu (8/12). Di lokasi tersebut tetap banjir meski Pemkot Makassar telah membangun kanal, meninggikan jalan dan seterusnya sehingga dia meminta warga membangun rumah 2 lantai sebagai bagian dari mitigasi.

"Sama juga soal Toa Daeng, ribut lagi, saya bilang kasi 2 lantai saja rumah-rumah di situ, itu kan mitigasi namanya. Saya sudah kasi angkat jalan, saya sudah ada bikin kanal, bikin waduk, jadi ini saya bilang tidak bisa, harus kasi naik atau pindah dari di situ," ujar Danny.

Danny Pomanto mengaku heran lantaran pernyataannya terkesan mudah heboh. Dia lantas meminta orang-orang memahami konteks pernyataannya.

"Jadi itu kan ribut lagi, saya kan tidak bilang wajib semua, saya cuma mengimbau, memberikan beberapa pilihan solusi. Lebih gila lagi kalau saya bilang lebih baik kamu pindah dari situ, lebih risau masyarakat," kata Danny.

Diketahui, kepungan banjir telah membuat sedikitnya 4.000 orang warga di Makassar mengungsi. Danny menyebut pengungsi itu terbagi dalam 32 titik posko pengungsi.

Danny juga memastikan kebutuhan dasar para pengungsi seperti makanan dan obat-obatan terpenuhi. Dia menyebut kebutuhan itu disalurkan melalui SKPD yang ada.

"Iya, jadi pertama kita tidak ada kebijakan dapur umum lagi, kita langsung bagi per SKPD, SKPD yang kasi makan per 32 tempat pengungsian itu, 4000 lebih," pungkas Danny.

Simak Video 'Banjir Rendam Sejumlah Titik di Makassar, Walkot: Ini yang Terbesar':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)